ENREKANG, LacakPos.co.id – Pemerintah Kabupaten Enrekang berhasil masuk dalam enam pemerintah kabupaten/kota terbaik di Sulawesi Selatan dalam program BPJS Ketenagakerjaan pada ajang Penganugerahan Jamsostek Awards 2026 Provinsi Sulawesi Selatan.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya Pemkab Enrekang dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja rentan dan masyarakat miskin yang membutuhkan jaminan perlindungan sosial.
Penghargaan diterima Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Nakertrans Kabupaten Enrekang, Hasbar, yang hadir mewakili Bupati Enrekang.
Capaian ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah daerah yang mendorong peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja dan risiko sosial lainnya.
Proses penilaian penghargaan melibatkan sembilan orang dari unsur akademisi, BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah provinsi, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Nakertrans Kabupaten Enrekang, Hasbar, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dukungan dan arahan pimpinan daerah yang menempatkan perlindungan sosial sebagai salah satu prioritas pembangunan.
“Penghargaan ini tidak terlepas dari arahan, petunjuk, dan kebijakan Bapak Bupati, Wakil Bupati, serta Sekretaris Daerah yang memberikan perhatian besar terhadap program perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya para pekerja,” ujar Hasbar.
Menurutnya, komitmen Bupati Enrekang juga diarahkan untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Enrekang.
Upaya tersebut diwujudkan melalui perluasan jangkauan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja memiliki akses terhadap program perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemkab Enrekang turut mendorong kolaborasi lintas sektor bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), pengusaha konstruksi, badan usaha, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sinergi ini diharapkan mampu memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap jaminan sosial.
Hasbar menambahkan, pemerintah daerah terus mengupayakan kebijakan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar pekerja rentan dan masyarakat miskin memiliki kesempatan lebih luas untuk memperoleh perlindungan.
“Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan perlindungan tenaga kerja di Kabupaten Enrekang melalui penguatan kolaborasi dan kebijakan yang menyesuaikan kondisi keuangan daerah. Harapannya, semakin banyak pekerja rentan dan masyarakat miskin yang dapat terakomodasi dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.
Masuknya Kabupaten Enrekang dalam enam pemerintah daerah terbaik di Sulawesi Selatan diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat kebijakan perlindungan tenaga kerja.
Pemkab Enrekang berupaya memastikan pertumbuhan ekonomi dan perkembangan aktivitas usaha di daerah turut diikuti dengan peningkatan perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk membangun sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat dalam memperluas akses jaminan sosial ketenagakerjaan. (Atta)






