ENREKANG, LacakPos.co.id – Pasca kasus pembunuhan yang terjadi di Dusun Banua, Desa Bungin, Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang, Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra, S.I.K., bersama jajaran turun langsung melakukan langkah cooling system guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (22/8/2026), dengan mengunjungi rumah duka korban dan rumah terduga pelaku di wilayah Kecamatan Anggeraja.
Sekitar pukul 14.30 WITA, Kapolres Enrekang bersama rombongan mendatangi rumah duka almarhumah Salma di Sossok, Kelurahan Mataran, Kecamatan Anggeraja. Almarhumah merupakan korban dalam kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah Kecamatan Bungin.
Dalam kunjungan tersebut, AKBP Ketut Yoga Saputra menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kapolres Enrekang juga mengajak keluarga dan masyarakat untuk tetap tenang serta mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
Kapolres didampingi Kabag Ops Polres Enrekang KOMPOL Andi Asdar, A.Md., Kasat Binmas Polres Enrekang AKP Suyitno, Kapolsek Anggeraja IPTU Talli, Anggota DPRD Enrekang Nur Afni Rajuddin, Camat Anggeraja Kadang K., S.IP., M.Si., serta Lurah Mataran Hermawan, S.Kom.
Selain menyampaikan duka cita, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan serta perangkat kewilayahan guna menjaga stabilitas Kamtibmas pascakejadian.
Kapolres mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Masyarakat diminta menyikapi setiap perkembangan secara bijak dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Sekitar pukul 15.40 WITA, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke rumah terduga pelaku di Tontonan, Kelurahan Tanete, Kecamatan Anggeraja.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lokasi sekaligus memantau perkembangan situasi Kamtibmas di sekitar rumah terduga pelaku.
Rumah tersebut sebelumnya diketahui mengalami pembongkaran oleh massa pada malam hari setelah kasus pembunuhan terjadi.
Kehadiran jajaran Polres Enrekang di rumah korban maupun rumah terduga pelaku menjadi bagian dari langkah cooling system untuk mencegah munculnya gejolak lanjutan, aksi spontan, intimidasi, maupun tindakan main hakim sendiri.
Kapolsek Anggeraja IPTU Talli bersama jajaran juga terus melakukan pemantauan situasi di wilayah hukumnya. Koordinasi dengan pemerintah setempat dan tokoh masyarakat dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan Kamtibmas.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar rumah duka korban maupun rumah terduga pelaku terpantau aman dan kondusif.
Polres Enrekang menegaskan akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan situasi serta memberikan perhatian kepada keluarga korban, keluarga terduga pelaku dan masyarakat di sekitar lokasi.
Masyarakat kembali diimbau agar tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan dan menyerahkan seluruh proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
Langkah tersebut menjadi wujud komitmen Polres Enrekang dalam menjaga keamanan pasca kasus pembunuhan, sekaligus memastikan proses hukum berjalan secara profesional, objektif dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. *(atta)






