MINSEL, LacakPos.co.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diwujudkan melalui dukungan terhadap pendidikan generasi muda.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan penandatanganan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bagi penerima Bantuan Biaya Pendidikan Minahasa Selatan Maju Tahun 2026, yang dihadiri Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., di Kantor Bupati Minahasa Selatan, Jumat (7/8/2026).
Program Bantuan Biaya Pendidikan Minahasa Selatan Maju menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan, khususnya mereka yang berada pada tahap akhir perkuliahan.
Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta untuk mendukung 180 mahasiswa jenjang S1/D4.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para mahasiswa menyelesaikan pendidikan dengan baik sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Minahasa Selatan untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
Tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan.
Langkah ini dinilai penting karena pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya dengan meningkatkan kemampuan akademik. Generasi muda juga perlu dibekali kemampuan untuk berinovasi, menciptakan peluang, membangun kemandirian serta memiliki keberanian dalam mengembangkan usaha.
Semangat tersebut sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, yakni “Mewujudkan fondasi transformasi sosial melalui sumber daya manusia yang sehat, berdaya saing dan berbudaya Pancasila.”
Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap mahasiswa penerima bantuan tidak hanya menjadi lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjadi generasi yang mandiri, kreatif, inovatif dan memiliki daya saing.
Tema “Peran Pemuda dan Mahasiswa untuk Perubahan Minahasa Selatan Maju” juga menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut.
Pemuda dan mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi dapat mengambil bagian sebagai agen perubahan sekaligus menjadi kekuatan dalam mendorong kemajuan daerah.
Dengan pendidikan, karakter, kompetensi dan semangat kewirausahaan yang terus diperkuat, generasi muda diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan sekaligus menciptakan peluang baru bagi pembangunan Minahasa Selatan.
Sinergi antara pemerintah daerah dan generasi muda pun menjadi bagian penting dalam mewujudkan Minahasa Selatan yang semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah yang juga selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Minahasa Selatan, Sonny Makaenas, AP., S.I.P., M.Si.; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa Selatan, Dr. Fietber Raco, S.Pd., M.Si.; Pimpinan Cabang Bank SulutGo Amurang, Fitri Tuwaidan; Pemimpin Doa, Pendeta Friska Heydemans, M.Th.; jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan serta 180 mahasiswa penerima Bantuan Biaya Pendidikan Minahasa Selatan Maju Tahun 2026. (Eka Putra)






