Ketua TP-PKK Minahasa Nilai Lomba Perpustakaan Desa di Kembuan, Dorong Budaya Literasi

Caption: Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Martina Dondokambey-Lengkong, SE, melaksanakan penilaian Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Minahasa. (Ist)

MINAHASA, LacakPos.co.id Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Martina Dondokambey-Lengkong, SE, melaksanakan penilaian Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Minahasa yang berlangsung di Desa Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, Senin (3/8/2026).

Caption: Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Martina Dondokambey-Lengkong, SE, usai melaksanakan penilaian Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Minahasa, berfoto bersama. (Ist)

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan desa agar menjadi pusat literasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam pelaksanaan penilaian, berbagai aspek menjadi perhatian tim, mulai dari pengelolaan koleksi buku, administrasi perpustakaan, fasilitas pendukung, hingga inovasi program yang mampu menarik minat masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar.

Martina Dondokambey-Lengkong mengatakan, perpustakaan desa memiliki peran penting dalam membangun budaya literasi sejak dini. Keberadaan perpustakaan yang dikelola dengan baik diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran yang nyaman, kreatif, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui lomba ini, pemerintah juga ingin mendorong setiap desa dan kelurahan untuk terus berinovasi dalam mengembangkan perpustakaan sebagai pusat informasi, peningkatan wawasan, serta penguatan kualitas sumber daya manusia.

Desa Kembuan diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dalam penilaian tersebut sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan budaya membaca dan literasi di Kabupaten Minahasa.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan mendapat dukungan dari pemerintah desa, pengelola perpustakaan, serta masyarakat setempat yang berkomitmen menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang aktif, inklusif, dan berkelanjutan. (B.Lengkong)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *