SANGIHE, LacakPos.co.id – Koordinasi yang terjalin antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tahuna dengan Pos SAR Basarnas Tahuna memastikan proses penanganan kapal tanker KM MT Poka Jo yang mengalami mati mesin di perairan sekitar 10 mil laut dari Tahuna menuju Siau, Rabu (29/7/2026), berjalan aman dan terkendali.
Kepala KSOP Kelas II Tahuna, Melfried Palenewen, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (31/7/2026), mengatakan pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Pos SAR Tahuna begitu menerima laporan adanya gangguan pada kapal tersebut. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan berlangsung cepat sekaligus menjamin keselamatan seluruh awak kapal.
Selain terus memantau perkembangan situasi di lapangan, KSOP juga memastikan seluruh prosedur keselamatan pelayaran diterapkan selama proses evakuasi hingga kapal berhasil dipindahkan ke lokasi yang aman.
”Sejak menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan Pos SAR Tahuna dan seluruh pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan cepat serta keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama,” ujar Melfried Palenewen.
Ia menegaskan bahwa sinergi antarlembaga menjadi faktor penting dalam penanganan setiap insiden pelayaran di wilayah perairan Kepulauan Sangihe. Menurutnya, koordinasi yang solid antara KSOP, Basarnas, serta unsur maritim lainnya akan terus diperkuat guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di laut.
”Kami mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat sehingga proses penanganan dapat berjalan dengan baik. Ke depan, kami mengimbau seluruh operator kapal dan nahkoda agar selalu memastikan kapal dalam kondisi laik laut sebelum berlayar serta segera melaporkan apabila terjadi kendala di tengah pelayaran agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” katanya.
Berkat koordinasi lintas instansi yang berjalan baik, proses penanganan KM MT Poka Jo berhasil diselesaikan dengan aman. Kapal akhirnya berhasil ditarik dan berlabuh di perairan Ulu Siau, sementara seluruh awak kapal dipastikan selamat. Aktivitas pelayaran di lintasan Tahuna-Siau pun tetap dapat dipantau dengan baik tanpa mengganggu keselamatan pengguna jasa pelayaran lainnya. (Rinny)






