‎Bupati Sangihe Jemput Solusi ke PLN Pusat, Krisis Listrik Sangihe Menuju Titik Terang

Caption: Bupati Sangihe Michael Thungari ( keempat dari kanan) jemput solusi ke PLN pusat. (ist)

SANGIHE, LacakPos.co.id Upaya yang dilandasi ketulusan, keberanian, dan tanggung jawab akhirnya menghadirkan secercah harapan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Di tengah krisis listrik yang sempat mengganggu aktivitas warga, Bupati Michael Thungari memilih untuk tidak berpangku tangan. Ia melangkah pasti, menjemput solusi demi kepentingan rakyat yang dipimpinnya.

‎Pada Rabu, 24 Februari 2026, Bupati Michael Thungari melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT PLN (Persero). Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda formalitas, melainkan wujud kesungguhan pemerintah daerah dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat: pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan.

‎Dalam pertemuan bersama Direktur Pembangkitan PLN, yang turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, dibahas secara komprehensif kondisi kelistrikan daerah yang belakangan mengalami gangguan pasokan. Dialog yang berlangsung penuh keseriusan itu membuahkan hasil yang menggembirakan.

‎PLN Pusat menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp25 miliar untuk pengadaan lima unit mesin pembangkit listrik dengan total kapasitas mencapai 4.000 kilowatt (kW). Kelima mesin tersebut dijadwalkan tiba di Sangihe pada Maret 2026. Tambahan daya ini diharapkan mampu memperkuat sistem kelistrikan daerah, mengurangi pemadaman bergilir, serta meningkatkan keandalan distribusi energi bagi masyarakat kepulauan.

‎Tak hanya memberikan dukungan anggaran, Direktur Pembangkitan PLN juga menyatakan komitmen untuk mengawal langsung proses pengiriman hingga pemasangan mesin pembangkit tersebut. Bahkan, apabila tidak ada kendala, pihaknya berencana hadir di Sangihe untuk meresmikan pengoperasian lima mesin baru tersebut. Komitmen ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pusat dan daerah mampu melahirkan perubahan yang nyata.

‎Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dan distribusi listrik merupakan kebutuhan mendesak seiring pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya tuntutan pelayanan publik.

‎“Listrik yang stabil adalah kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi penopang utama aktivitas ekonomi daerah,” ujarnya usai pertemuan.

‎Pemerintah daerah pun menyampaikan apresiasi atas respons cepat PLN dalam menjawab kebutuhan kelistrikan di Sangihe. Penambahan mesin pembangkit ini diharapkan dapat menekan angka pemadaman, mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat pelayanan publik, serta memberikan kepastian energi bagi seluruh masyarakat.

‎Sementara itu, DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan komitmennya untuk mengawal proses pengadaan dan pemasangan mesin agar berjalan sesuai rencana. Dengan pengawasan yang bertanggung jawab dan kolaborasi yang solid, sistem kelistrikan di Sangihe diharapkan semakin andal dan berkelanjutan.

‎Optimisme kini tumbuh di Bumi Tampungang Lawo. Melalui kerja nyata dan sinergi yang kuat bersama PLN, krisis listrik di Kepulauan Sangihe diyakini dapat segera teratasi. Sebab ketika pemimpin hadir dengan kesungguhan hati, harapan bukan sekadar kata-kata—melainkan cahaya yang benar-benar menerangi masa depan masyarakat.
‎‎(*Rinny)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *