Dukung Program Makan Siang Bergizi Gratis, Bupati Sangihe Resmikan SPPG Tabukan Utara

Caption: Bupati Sangihe Michael Thungari resmikan SPPG Tabukan Utara. (Rinny/LacakPos)

SANGIHE, LacakPos.co.id Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., secara resmi meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di SDN Yerusalem Enemawira, Kecamatan Tabukan Utara, pada Senin (26/01/2026). Peresmian ini menandai komitmen nyata Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas gizi serta derajat kesehatan anak-anak usia sekolah.

SPPG tersebut merupakan bagian dari program strategis nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Program Makan Siang Bergizi Gratis bagi peserta didik. Program ini dirancang sebagai langkah jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menekankan bahwa pemenuhan gizi seimbang memiliki peran krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menunjang keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah.

“Anak-anak dengan asupan gizi yang cukup akan tumbuh lebih sehat, kuat, dan memiliki kesiapan optimal dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Inilah wujud nyata upaya kita mencetak generasi yang cerdas, produktif, dan berdaya saing,” tutur Thungari.

Bupati juga menyampaikan kedekatan emosionalnya dengan lokasi peresmian tersebut, mengingat dirinya merupakan alumni sekolah yang dahulu bernama SD YPK Enemawira dan lulus pada tahun 2000. Ia mengenang kondisi pemenuhan gizi pada masa lalu yang jauh lebih sederhana, dibandingkan dengan standar gizi saat ini yang telah mencakup nasi, protein hewani seperti daging dan ikan, aneka sayuran, hingga susu.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa keberadaan SPPG tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan dan kecerdasan anak, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Operasional SPPG diharapkan mampu memberdayakan petani dan nelayan lokal melalui penyerapan hasil pertanian dan perikanan sebagai bahan pangan utama.

Selain itu, SPPG juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat, khususnya bagi ibu rumah tangga serta tenaga profesional di bidang gizi.

Untuk menjamin keberlangsungan dan efektivitas program, Bupati Michael Thungari menyampaikan tiga arahan penting kepada pengelola SPPG : Pelayanan harus diberikan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,
kebersihan serta keamanan pangan wajib dijaga dengan menerapkan standar higienitas yang ketat dan memenuhi ketentuan gizi yang berlaku,
pentingnya membangun komunikasi yang baik antara pihak sekolah, orang tua, dan pengelola SPPG. Ia mengimbau agar setiap kendala disampaikan melalui koordinasi langsung demi perbaikan yang cepat, tanpa menimbulkan polemik di media sosial.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Tabukan Utara, Monisye Lesawengen, M.Kes., menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan visi besar pembangunan generasi emas Indonesia. Pada tahap awal, SPPG Tabukan Utara menargetkan sebanyak 1.538 penerima manfaat.

Dari jumlah tersebut, 1.292 orang merupakan peserta didik, sementara 246 lainnya berasal dari kelompok non-peserta didik, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Jumlah penerima manfaat akan terus bertambah setiap minggu seiring berjalannya program,” ujar Monisye.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, pihak sekolah, hingga orang tua, untuk bersinergi dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program nasional ini demi masa depan anak-anak Sangihe yang lebih sehat dan berkualitas.

Turut hadir forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe serta pihak pengelola SPPG Petta Timur.
(Rinny)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *