Bupati Franky Wongkar Tegaskan Perencanaan Pembangunan Minsel Berbasis Aspirasi Warga

Caption: Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., saat memberikan sambutan. ( ist)

MINSEL, LacakPos.co.id Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menegaskan bahwa arah perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Minahasa Selatan dilaksanakan dengan pendekatan bottom-up, yang berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, Jumat, 23 Januari 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Proses perencanaan dimulai dari bawah, kemudian berlanjut secara berjenjang ke tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

Bacaan Lainnya

Menurut Bupati, mekanisme perencanaan pembangunan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) bukan hanya tahapan administratif, melainkan wadah strategis untuk menyerap aspirasi, mengidentifikasi permasalahan, serta menggali potensi daerah secara menyeluruh. Seluruh usulan yang dihimpun menjadi bahan utama dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan pada tahun anggaran berikutnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan secara aktif mengintegrasikan berbagai masukan dari pemangku kepentingan, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur masyarakat dan tokoh daerah. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting agar perencanaan pembangunan tidak berjalan secara parsial, tetapi saling terhubung dan mendukung prioritas daerah.

Bupati juga menekankan pentingnya penyelarasan seluruh usulan agar sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Minahasa Selatan, sekaligus tetap mempertimbangkan kemampuan dan kondisi keuangan daerah. Dengan perencanaan yang realistis dan terukur, pembangunan diharapkan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi konstruktif dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan, demi terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

(Eka Putra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *