SULUT – LacakPos.co.id – Revitalisasi SMK Kezia Lolak Bolmong sempat mendapat hambatan dalam proses pencairan dana gelombang II senilai Rp 1,9 Miliar. Dana yang bersumber dari APBN melalui Kemdikdasmen, dengan mekanisme pencairan awal di kucurkan sebesar 70 persen serta sisa 30 persen akan di realisasikan sesuai progres yang ada.
Kepastian ini di suarakan Kepala Sekolah SMK Kezia Lolak Frangky Limpele SPd, MM, kepada jurnalis sumikolah melalui pesan singkat Senin, (10/11/2025) siang.
“Sempat ada kendala proses pencairan, namun semua dapat berjalan baik,” ungkap Limpele.
Menegaskan SMK Kezia Lolak sebagai penerima revitalisasi tahap II dengan nilai anggaran Rp 1,9 Miliar progres pekerjaan telah mencapai diatas 50 persen.
Dana yang di siapkan oleh pemerintah pusat lanjut Limpele terbagi atas beberapa jenis pekerjaan yakni, pembangunan 2 unit toilet, ruang BK, ruang UKS, ruang LAB Komputer, dan RPS TKR.
“Jumlah keseluruhan ada 5 jenis pekerjaan, semua berjalan sesuai juknis dan ketentuan yang ada,” ujar Limpele.
Meyakini pekerjaan revitalisasi SMK Kezia Lolak dapat selesai sesuai limit waktu 15 Desember yang di berikan.
Sedangkan untuk para pekerja sendiri semua berasal dari masyarakat di sekitaran lokasi sekolah untuk pemberdayaan ekonomi.
“Orang kerja berasal dari masyarakat sekïtaran lokasi sekolah, dengan tujuan memberdayakan dan mengangkat perekonomian desa,” tandasnya.
Terkait harapan kata Kepala Sekolah Frangky Limpele sangat bersyukur mendapat bantuan revit dari pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen. (kix)






