SULUT, LacakPos.co.id – Anggaran pemerintah pusat Kemdikdasmen berbandrol 3 miliar lebih untuk revitalisasi di SMK N 1 Bitung progresnya kini mencapai 60 persen.
Anggaran yang terbilang cukup fantastis terbagi dalam beberapa pekerjaan yakni 2 gedung ruang praktek siswa, 11 toilet, meubeler serta pengecetan.
Hal ini diutarakan Kepala Sekolah Drs Christo Lewan, kepada media Lacakpos di kediamannya saat pengucapan syukur Kota Bitung, Minggu, (12/10/2025).
“Pekerjaan revitalisasi SMK Negeri 1 Bitung hingga saat ini telah mencapai 60 persen,” tutur Lewan. “Dari dana yang digelontorkan untuk membuat pekerjaan 2 gedung rps, 11 toilet, belanja meubeler dan pengecatan,” lanjut.
Kepsek Lewan mengatakan pekerjaan revit yang sementara bekerja semua berdiri pada acuan maupun spek yang ada.
Sebab pihaknya ingin menjadikan pekerjaan revit selesai tepat waktu dengan hasil. “Semua mengacu pada prinsip aturan, dan ingin menghasilkan yang terbaik,” ungkap Lewan penuh optimis.
Membeberkan beberapa hari lalu pihaknya mendapat kunjungan supervisi dari salah satu Direktorat Kemdikdasmen.
Dengan tujuan mengevaluasi dan menilai progres kerja yang sedang berlangsung di SMK Negeri 1 Bitung.
“Iya mendapat kunjungan supervisi dari Dirjend Kemdikdasmen terkait pekerjaan swakelola revitalisasi SMKN 1 Bitung,” tukasnya.
Sambung Kepala Sekolah Christo Lewan untuk pekerja sendiri pihak sekolah melibatkan orang-orang yang tinggal di dekat sekitaran sekolah.
Hal ini bertujuan selain untuk memberdayakan tenaga kerja juga akan mengangkat sirkulasi perekonomian masyarakat di sekitaran.
Bahkan kata Kepala Sekolah Lewan yang di kenal law profil pihak sekolah berencana akan melibatkan pekerja transmigrasi dari Sitaro akibat meletusnya Gunung Ruang.
“Kedepan pihak sekolah berencana akan memanggil orang kerja transmigrasi Gunung Ruang,” tandasnya.
Lanjut, saat di tanya jurnalis Lacakpos harapan mendapat revitalisasi, jawab Lewan bekerja dengan profesional agar tahun depan boleh kembali dapat hal yang sama.
“Harapan bekerja dengan sebaik-baiknya siapa tahu tahun depan akan mendapat pekerjaan yang sama,” pungkasnya. (kix)






