Pemerintah Desa Ritey Gelar Pelatihan UMKM untuk Tingkatkan Profesionalisme dan Kemandirian Pelaku Usaha

Caption: Suasana saat Pelatihan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Minahasa Selatan, sebagai upaya mendorong

MINSEL, LacakPos.co.id Pemerintah Desa Ritey, Kabupaten Minahasa Selatan, menggelar pelatihan manajemen profesional bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan Kantor Desa Ritey dan diikuti oleh sekitar 30 pelaku UMKM setempat.

Pelatihan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Minahasa Selatan, sebagai upaya mendorong pengembangan wirausaha yang mampu menciptakan lapangan kerja, menekan angka pengangguran, serta mengentaskan kemiskinan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Amurang Timur, Meylisa Fenny Aring, SSTP., M.Si., yang menyampaikan pentingnya pelaku UMKM membekali diri dengan kemampuan manajerial dan inovasi usaha di era kompetitif seperti saat ini.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Minahasa Selatan, Meidy M. Maindoka, M.Si., dalam sambutannya menyebutkan bahwa pelaku UMKM dituntut untuk mengelola usahanya secara profesional, kreatif, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar. Melalui pelatihan ini, ia berharap para peserta dapat menyerap ilmu dari narasumber berpengalaman dan menerapkannya langsung dalam aktivitas usaha mereka.

“Kami menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang — pengusaha sukses, perbankan, hingga praktisi — untuk memberikan materi sesuai kebutuhan UMKM di Desa Ritey. Harapannya, pelatihan ini bisa menjadi titik awal dalam membangun ekosistem usaha yang kuat dan mandiri,” ujar Maindoka.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi UMKM, seperti keterbatasan akses modal, pemasaran, hingga inovasi produk. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan secara langsung dalam pengelolaan bisnis.

Sekretaris Desa Ritey, Maxi Tutu, menambahkan bahwa pelatihan ini bukan hanya sekadar pemberian materi, tetapi juga untuk membentuk pola pikir dan sikap wirausaha yang tangguh.

“Kami ingin peserta bisa memahami aspek penting dalam manajemen usaha — mulai dari produksi, pemasaran, keuangan, hingga strategi adaptasi pasar. Ini bekal penting untuk menjadi pelaku usaha yang tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang,” ucapnya.

Sementara itu, Pendamping Kecamatan Amurang Timur, Jakson Sendow, turut memberikan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan semangat kemandirian dalam berwirausaha.

“Menjadi pengusaha bukan hanya soal modal, tapi juga mindset. Kita ingin peserta siap bersaing, berani mengambil risiko, dan mampu membaca peluang,” ungkap Sendow.

Kepala Desa Ritey (Hukumtua), Sedi Moroki, dalam pesannya berharap agar para pelaku UMKM Desa Ritey mampu mempraktikkan ilmu yang diperoleh dengan maksimal dan menjadikannya sebagai fondasi dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

Pelatihan ini juga dihadiri oleh Bendahara Dinas Koperasi dan UMKM Minahasa Selatan, Yane Lolowang, serta dua staf dinas lainnya, bersama jajaran perangkat Desa Ritey.

(Eka Putra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *