Dibalik Sikap Gagah Beraninya Menumpas Kejahatan, Tim Klewang Polresta Padang Diduga Lakukan Tindakan Tidak Terpuji

Foto : Tangkapan layar akun YouTube @davidwewe2000/David Wewe Official yang memperlihatkan David Wewe dalam aksinya melakukan penangkapan menggunakan sepeda motor tanpa dilengkapi TNKB serta membonceng anggotanya yang tidak mengenakan helm.

PADANG – LACAKPOS.CO.ID – Nama Aiptu David Rico Dermawan atau yang lebih dikenal dengan David Wewe KA Team Klewang Satreskrim Polresta Padang sudah sangat dikenal oleh masyarakat Sumatera Barat khususnya Kota Padang, aksi gagah berani yang ia lakukan bersama tim Klewang dalam menumpas pelaku-pelaku kejahatan di wilayah hukum Polresta Padang yang selalu ia bagikan di berbagai platform media sosial salah satunya akun YouTube @davidwewe2000/David Wewe Official yang memiliki 113K Subscribers selalu mendapat respon positif dari masyarakat.

Namun setelah sekian lama mendapatkan panggung dan ketenaran di media sosial, akhir-akhir citra positif David Wewe dan tim Klewang tercoreng akibat tindakan tak terpuji yang dilakukannya, yakni hampir disetiap konten yang ia bagikan di media sosial saat melakukan penangkapan pelaku kejahatan ia dengan bangga dan seolah tanpa merasa bersalah mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm dan tanpa dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Bacaan Lainnya
Foto : Tangkapan layar akun YouTube @davidwewe2000/David Wewe Official yang memperlihatkan David Wewe dalam aksinya melakukan penangkapan menggunakan sepeda motor tanpa dilengkapi TNKB (tampak belakang) serta membonceng anggotanya yang tidak mengenakan helm.

Hal itu disampaikan beberapa netizen (pengguna media sosial) yang menganggap bahwa tindakan David Wewe dan tim Klewang tidak mencerminkan sikap seorang aparat penagak hukum yang seharusnya memberi contoh yang baik kepada masyarakat untuk menegakan aturan hukum khususnya aturan berlalu lintas.

“Itu konsep penagakan hukum seperti apa yang mereka lakukan?, tidak ada pembenaran boleh melakukan pelanggaran aturan hukum berlalu lintas untuk menegakan hukum,” tutur salah seorang netizen yang enggan disebutkan identitasnya, Jum’at (23/05).

Pemilik salah satu akun YouTube itu, meminta kepada Ankum (Atasan Langsung Yang Berhak Menghukum) untuk tidak melakukan pembiaran serta menjatuhkan sangsi tegas kepada David Wewe dan tim Klewang karena tindakannya itu ia nilai telah mencoreng citra Polri sebagai institusi penegak hukum.

“Saya minta Bapak Kapolresta Padang, selain menjatuhkan sangsi kepada mereka juga memeriksa dokumen kepemilikan yang sah terhadap salah satu kendaraan tanpa TNKB yang biasa mereka gunakan supaya jangan ada opini yang berkembang tim Klewang menggunakan kendaraan bodong,” ujarnya.

Ketika di konfirmasi melalui WhastApp pribadinya, Aiptu David Rico Dermawan atau David Wewe hanya bungkam, tak ada satu kalimatpun yang ia sampaikan untuk membantah atau membenarkan tudingan yang dialamatkan kepadanya. Begitu juga dengan atasannya Kasat Reskrim Polresta Padang AKP Muhammad Yasin hanya diam seribu bahasa kita dicecar beberapa pertanyaan terkait tindakan tidak terpuji anggotanya.

Foto : Tangkapan layar akun YouTube @davidwewe2000/David Wewe Official yang memperlihatkan David Wewe dalam aksinya melakukan penangkapan menggunakan sepeda motor tanpa dilengkapi TNKB (tampak depan) serta membonceng anggotanya yang tidak mengenakan helm.

Kasat Lantas Polresta Padang AKP Riwal Maulidinata sebagai Kepala Satuan yang membidangi lalu lintas, menanggapi hal itu, dirinya berjanji akan menindaklanjutinya dengan mengkoordinasikannya dengan atasannya langsung.

“Terimakasih atas informasi yang diberikan, kami segera tindaklanjuti dengan koordinasikan dengan ankumnya,” tulisnya ketika di konfirmasi melalui pesan instan, Jum’at (23/05).

Hal senada juga disampaikan Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Sumbar Kompol Alfin, S.I.K, M.H. ketika di konfirmasi dirinya akan melakukan kroscek kepada pimpinan yang bersangkutan.

“Terimakasih atas informasinya, saya cek dulu ke Kasat reskrimnya ya,” ujarnya.

Sementara itu, AKBP Rully Indra Wijayanto, S.I.K. hanya menanggapi singkat tindakan tak terpuji yang dilakukan oleh jajarannya, dirinya hanya menyampaikan ucapan terimakasih tanpa menyampaikan akan melakukan teguran atau langkah kongkrit terhadap anggotanya itu.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *