MINAHASA – LACAKPOS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa menegaskan pentingnya integrasi program Tim Penggerak PKK ke dalam sistem perencanaan pembangunan daerah dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tahun 2025 yang digelar di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Rabu (21/05/2025).
Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., menyampaikan bahwa tema nasional “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas” harus diterjemahkan dalam bentuk sinergi konkret antara gerakan PKK dengan perangkat daerah.

“PKK harus menjadi mitra yang aktif dan terintegrasi dalam setiap perumusan, pelaksanaan, dan evaluasi program pembangunan berbasis keluarga. Setiap kegiatan TP-PKK harus berdampak langsung terhadap indikator kinerja pemerintah daerah, khususnya yang terkait SDM dan kesejahteraan keluarga,” ujar Bupati.
Menurutnya, peran PKK saat ini tidak bisa lagi dipandang sebagai entitas pendamping. Dengan jangkauan hingga ke tingkat desa dan kelurahan, TP-PKK memiliki akses strategis dalam pelaksanaan program pemerintah, mulai dari kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan ekonomi rumah tangga, hingga ketahanan pangan keluarga.
Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Ny. Martina Watok Dondokambey-Lengkong, S.E., menyampaikan bahwa seluruh kader PKK harus siap menjawab tantangan tersebut. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara program pokok PKK dengan agenda pembangunan nasional dan daerah.
“Ke depan, pendekatan kerja PKK harus berbasis target dan data. Kita tidak hanya bergerak sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai pelapor dan pengontrol kualitas pembangunan berbasis keluarga,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan ini jajaran organisasi perempuan lintas lembaga, unsur Forkopimda, pengurus PKK dari berbagai tingkatan, serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Acara juga diisi dengan penyampaian laporan kinerja TP-PKK dan rekomendasi penguatan program lintas sektor untuk tahun mendatang.
Peringatan ini menandai komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam mengoptimalkan fungsi kelembagaan non-struktural seperti PKK sebagai elemen taktis dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.(***)
Advertorial










