MANADO – LACAKPOS CO.ID – Dua sekolah kejuruan unggulan di Kota Manado, SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 3, melaksanakan momen penuh haru dan kebanggaan dalam acara penamatan siswa kelas 12 tahun ajaran 2024/2025. Sebanyak 520 siswa dari SMK Negeri 1 Manado dan ratusan siswa dari SMK Negeri 3 Manado resmi dinyatakan lulus dan dilepas menuju jenjang kehidupan yang baru.
Acara penamatan SMK Negeri 1 Manado berlangsung meriah di lingkungan sekolah. Kepala SMK Negeri 1 Manado Telly Olivia A. Ticoalu, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya memberikan pesan inspiratif yang membekas di hati para lulusan.

“Jagalah nama baik sekolah. Buktikan bahwa kalian mampu meraih kesuksesan melalui kerja keras dan dedikasi. Buatlah orang tua bangga atas pencapaian kalian,” pesan Ticoalu.
Ia menegaskan bahwa kecerdasan harus diiringi dengan karakter yang kuat. Ia juga memberi penghormatan kepada seluruh guru yang telah menjadi pilar pendidikan dan berkomitmen memberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi.
“Kami ingin dari sekolah ini lahir pemimpin-pemimpin masa depan, khususnya di Sulawesi Utara,” imbuhnya.
Sementara itu, SMK Negeri 3 Manado menggelar acara penamatan di Gedung Graha Gubernuran, kawasan Bumi Beringin, Manado. Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh sukacita, dihadiri oleh para guru, orang tua, dan tamu undangan.
Pihak sekolah menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para siswa dan memberikan dorongan agar mereka terus menempuh pendidikan lebih tinggi atau mengembangkan potensi di dunia kerja.
Satu pesan penting dari kedua sekolah adalah penekanan untuk menjauhi pernikahan dini dan tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama.
“Fokuslah menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu. Siapkan masa depan dengan baik, karena masa depan kalian masih panjang dan penuh peluang,” demikian pesan yang digaungkan.
Penamatan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Para lulusan dari SMK Negeri 1 dan 3 Manado kini bersiap menghadapi tantangan hidup dengan semangat, karakter kuat, dan bekal pendidikan yang mereka peroleh selama ini.
(Ivan)






