Kabalai Hendro Satrio: Ruas Jalan Nasional di Sulut 90 Persen Telah Bersertifikat

Pertemuan BPJN dengan Jurnalis,LSM dan aktifis.Tampak Kabalai Hendro Satrio duduk ke empat dari sebelah kiri,di dampingi Kasatker Wilayah 3 Okto Silitonga,Kasatker Wilayah 1 Yanti Manu dan delegasi Kasatker Wilayah 2.(Foto Franky Supit)kix
Pertemuan BPJN dengan Jurnalis,LSM dan aktifis.Tampak Kabalai Hendro Satrio duduk ke empat dari sebelah kiri,di dampingi Kasatker Wilayah 3 Okto Silitonga,Kasatker Wilayah 1 Yanti Manu dan delegasi Kasatker Wilayah 2.(Foto: Franky Supit/Lacakpos.co.id)

MINUT – LACAKPOS.CO.ID – Panjang ruas jalan nasional di Sulut 1682,41 kilo sudah bersertifikat 90 persen sebagai hak pakai,dan di harapkan dapat mencapai 100 persen pada tahun ini.

Demikian hal ini disampaikan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional(BPJN)Hendro Satrio MT.ST ketika di wawancarai jurnalis Lacakpos.co.id  usai pertemuan dengan sejumlah awak media bersama LSM dan aktifis di ruang Aula lantai 4, Selasa (31/10/2023).

Bacaan Lainnya

” Iya terima kasih untuk jalan nasional di Sulut sudah bersertifikat 90 persen,dan kami berharap pada tahun ini akan segera mencapai 100 persen, ” ujar Kabalai Hendro Satrio MT.ST.

Sertifikat ini dari panjang ruas jalan nasional di Sulut yakni 1682,41 kilo belum termasuk 6 jalan Provinsi yang baru statusnya di tingkatkan menjadi jalan nasional.

Yakni akses jalan menuju terminal Boroko Kabupaten Bolmut dengan panjang 800 meter, simpang jalan Sukarno merupakan akses penting ke Tol Airmadidi sepanjang 1,3 kilo, akses Tol Airmadidi simpang Tondano 1,8 kilo, akses jalan Likupang Minahasa Utara 2,8 kilo,kemudian Lingkar luar Manado (MORR 1) sepanjang 10 kilo,dan Lingkar luar Kota Manado II sepanjang 6,3 kilo.

” Kami mengusahakan sertifikat hak pakai jalan nasional di Sulut bisa mencapai 100 persen di luar ketambahan 6 status jalan Provinsi yang di tingkatkan menjadi jalan nasional, “terang Hendro.

Lanjutnya, sementara terkait pekerjaan akses jalan Pinagoluman bendungan Pindol menuju Dumoga Utara saat ini pihaknya telah mengerjakan pengaspalan sepanjang 5 kilo.Dan di pastikan jalan sepanjang 11,5 kilo ini akan segera tuntas.

Menurut Kabalai Hendro bersamaan akan ada peresmian Bendungan Pindol oleh Presiden Joko Widodo pada akhir bulan November.

” Pasti, kami akan segera selesaikan sebelum kunjungan kerja dari Presiden Joko Widodo, ” bebernya.

Di samping itu juga ada beberapa jembatan yang nantinya akan di renovasi supaya terlihat baik saat kunjungan Presiden.(kix)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *