Selayang Pandang Kantor BPJN Sulut, Hadir Pada Tahun 2011

Tampak Kantor BPJN Sulut

MINUT – LACAKPOS.CO.ID – Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dengan sebutan BPJN pertama kali hadir di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2011 dengan berkedudukan di jalan Sparta Tikala Kota Manado.

Seiring tahun berganti maka Kantor yang menjadi ujung tombak pembangunan jalan dan jembatan di tiap provinsi di Indonesia termasuk Sulut berpindah ke arah Suwaan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara dengan nama BPJN X1.

Bacaan Lainnya

Dengan meliputi dua Provinsi yakni Sulut dan Gorontalo kemudian berganti lagi sebutan dengan nama BPJN Wilayah XV.

Hingga akhirnya Kementerian PUPR-RI Bidang Direktorat Jenderal Bina Marga memisahkan Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara berdiri Kantor BPJN masing-masing.

Di ketahui sejak ada Kantor BPJN Sulut pembangunan Jalan dan Jembatan terus memberi capaian serta lompatan yang signifikan pada daerah.

Ini khususnya di Sulut semenjak BPJN hadir sekitar 12 tahun silam denyut nadi perekonomian berubah drastis karena pembenahan sana-sini mulai dari jalan hingga jembatan.

Tak heran jika BPJN Sulut setiap tahun mendapat perhatian extra dari Kementerian PUPR Bidang Bina Marga melalui kucuran Pagu Induk yang terbilang fantastis.

Perlu di ketahui selain sukses membangun fisik jalan dan jembatan BPJN Sulut juga piawai dalam pengolahan setiap mata anggaran,hal ini dapat di buktikan pada tahun 2022 yang mana penyerapan anggaran dapat tersentuh di atas 99 persen.

Beranjak dari situlah kesuksesan BPJN Sulut mendapatkan nilai tersendiri sekaligus menjadi acuan dalam merealisasi pagu anggaran tahun 2023 mencapai 971 miliar.

Capaian pagu anggaran tersebut di dalamnya sudah termasuk dengan pekerjaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten dan Kota Provinsi Sulut.

Sukses penyerapan anggaran pada tahun 2022 tidak lepas hasil kerja keras dari Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio dengan para Kasatker maupun para PPKom yang ada.

Perlu di ketahui seksama pada tahun 2024 nanti satuan kerja BPJN Sulut akan mendapatkan nilai pagu indikatif anggaran sekisar 528 miliar,dengan rincian tidak ada lagi membuka jalan baru maupun jembatan,tetapi untuk pekerjaan IJD tetap berjalan karena itu anggaran Kemenkeu RI.(kix)

Berikut nama-nama Kepala BPJN Sulut mulai dari tahun 2011 hingga sekarang ini.

1. Bapak Jhony Wenur.

2. Bapak Sam Longdong.

3. Bapak Atyanto Busono.

4. Bapak Rill Mantik.

5. Bapak Triono Junoasmono.

6. Bapak Agung Prabowo.

7. Bapak Erick Singarimbun.

8. Bapak Hendro Satrio MK.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *