Bupati Limi Tutup Kegiatan Bimtek Manajemen Risiko Yang Dilaksanakan Langsung oleh Inspektorat Bolmong

BOLMONG – LACAKPOS.CO.ID – Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Ir Limi Mokodompit MM, dengan resmi menutup kegiatan pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Risiko yang dilaksanakan langsung oleh Inspektorat Kabupaten Bolaang Mongondow. Dan juga bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulut. Dan kegiatan tersebut dipusatkan di Hotel Sutan Raja Kotamobagu. Jumat (12/05/23).

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Limi mengatakan, kegiatan Bimtek Manajemen Risiko ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah Kabupaten Bolmong dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara. Olehnya, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus apresiasi kepada BPKP Perwakilan provinsi Sulut bersama Inspektorat Daerah Bolmong yang telah melaksanakan Bimtek itu selama 4 hari ini.

“Bimtek manajemen risiko ini sangat penting dan strategis sebagai wujud kepedulian dan tanggungjawab kita selaku pemerintah kabupaten Bolmong dalam rangka pengelolaan keuangan negara yang lebih baik, efektif, efesien, transparan dan akuntabel,” kata Bupati Limi.

Menurutnya Bupati, bilamana Manajemen risiko ini merupakan suatu metodologi dengan menggunakan paradigma baru, yaitu melalui pendekatan risiko dan proses dimana hal itu merupakan salah satu produk unggulan dari BPKP.

“Penerapan manajemen risiko yang efektif sangat membantu instansi pemerintah untuk meminimalkan dampak risiko yang berpotensi menghambat pemerintah dalam mencapai tujuan maupun sasaran kinerja yang telah ditetapkan,” ujarnya Limi Mokodompit.

Setelah pelaksanaan Bimtek tersebut, Bupati Ir Limi Mokodompit MM, meminta agar seluruh peserta dapat melakukan langkah-langkah peningkatan kemampuan dalam menggali, mengembangkan dan menerapkan ilmu yang didapat dari narasumber.

“Ilmu tersebut dapat diterapkan secara tepat guna dan tepat sasaran guna menghadapi tantangan perubahan yang terus berjalan, dalam dinamika pelaksanaan tugas pokok dan fungsi selaku ASN sekaligus juga sebagai upaya kita untuk menciptakan Reformasi birokrasi dengan bekerja secara profesional dan akuntabel serta mengedepankan integritas yang baik,” tutupnya. (Adve/Hengky Kaunang)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *