MANADO – LACAKPOS.CO.ID – Realisasi pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) tahap 1 tahun 2023 khusus SMA/SMK Negeri di Sulawesi Utara(Sulut) sebagian besar belum dicairkan,menjadi tanda tanya sejumlah kepsek ada apa?.
Investigasi wartawan LacakPos dilapangan sejumlah kepsek mengeluh dana BOS tahun 2023 sampai saat ini tak kunjung ada tanda-tanda pencairan.
” Dana BOS tahun ini tersendat-sendat entah apa yang menjadi kendala. Bicara laporan berkas kami telah memenuhinya bahkan semua persyaratan sudah lengkap tapi herannya kenapa belum ada pencairan, ” tanya Kepsek yang tak mau dipublish namanya.
Lanjut, ada juga pengeluhan lainnya yang mana salah satu sekolah terkemuka di Kota Manado ada bendaharanya sudah dari pagi hingga tutup Bank belum ada BOS dicairkan.
” Memang saya menyuruh bendahara ke Bank Sulut untuk cek dana BOS. Tapi ula-ale tak kunjung cair, ” ujarnya.
Lain pula keluhan kepsek lainnya mengatakan saat ini dalam tahapan ujian tentunya segala sesuatu perlu adanya operasional,nah bagaimana jika dana BOS belum dicairkan. ” Sekarang dalam tahapan ujian tentunya perlu adanya operasional nah bila BOS belum dicaitkan dampaknya tentu ada, ” ungkap kepsek.
Menyikapi belum seluruhnya dana BOS dicairkan khususnya SMA/SMK Negeri di Sulut membuat LSM Lembaga Pemantau Penyelenggaran Negara(LPPN) Sulut angka suara.
Ferry anggota LPPN mengatakan semestinya pihak Dewan Provinsi membidangi komisi pendidikan haruslah menyikapi hal ini secara serius dengan mengundang Dinas Pendidikan Daerah untuk ditanyakan sebab belum semua dana BOS dicairkan khususnya yang negeri.
” Ini harus diseriusi oleh pihak Dewan jangan ada kesan pembiaran atau acuh tak acuh. Apa lagi sekolah dalam menghadapi ujian perlu operasional. Jadi selaku lembaga pemantau berharap pihak Dewan memanggil Dikda untuk cari tau penyebab dana BOS belum dicairkan sepenuhnya, ” ungkap Ferry kepada LacakPos.
Melihat gonjang-ganjing Dana BOS banyak sekolah belum cair, maka awak media LacakPos dan media lainnya mencoba menghubungi lintas instansi yakni KPPN,Bank SulutGo,BKAD dan Dikda Sulut.
Saat di temui oleh beberapa media kepada Kepala Kantor KPPN Manado melalui kepala Seksi Susan Patra mengatakan KPPN telah mencairkan dana BOS tahap 1 gelombang 1 dan 2 tahun 2023, sedangkan gelombang 3 belum dicairkan karena menunggu rekomendasi dari Kementerian pusat.
” Iya dana BOS gelombang 1 dan 2 pihaknya sudah di realisasikan nanti hubungi pihak dinas terkait, ” sebut Susan Patra di kantornya Kamis,(16/3/2023).
Sementara itu masih gonjang-ganjing sekitaran Dana BOS awak media mencoba menghubungi pihak PT Bank SulutGo melalui sambungan wa Dirut Bank SulutGo Revino M. Pepah lewat Kabag Hentje menegaskan terkait pencairan BOS itu harus ada rekom dari Dikda. Diakuinya ada sejumlah kepsek datang mengecek dana BOS namun kami uraikan dana BOS harus ada rekom dari Dikda,ini meluruskan info yang mana pihak Bank memblokir itu sama sekali tidak benar.
” Info itu tidak benar namanya dana dari pusat kami tidak pernah menahan apa lagi memblokir. Yang terpenting kalau sudah memenuhi persyaratan pihak Bank langsung. cairkan, ” ungkapnya.
Lanjut untuk mensinkronkan agar tidak ada kesimpangsiuran dana BOS awak media mencoba hubungi Badan Keuangan Aset Daerah(BKAD) Pemprov Sulut bidang Akuntansi melalui Kasub ibu Nona mengatakan berkas SP2B Dikda Sulut sudah kami terima tapi soal pencairan dana BOS itu bukan kewenangan kami.
” Berkas SP2B Dikda sudah kami terima,untuk pencairan bukan ranah kami tanyakan instansi yang berkompoten, ” jelasnya.
Laanjut terkatung-katungnya pencairan BOS khusus SMA/SMK Negeri yang sebagian belum dicairkan bak gayung bersambut Dinas Pendidikan Daerah(Dikda) Sulut melalui tim BOS menjelaskan belum sepenuhnya dana BOS dicairkan karena sebagian sekolah ada sedikit bermasalah yakni dalam laporan pertanggung jawaban pada item saldo kas dari masing-masing sekolah.
” Saldo kas rata-rata bermasalah,semestinya jangan ada yang tersisa sepeserpun karena ini menjadi evaluasi Kementerian Pusat.(KIX)






