Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026, Kadis Perdagangan Minsel Pantau Stok LPG 3 Kg di Pangkalan

Caption: Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minsel, Nansy Ludong, S.T., melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pangkalan LPG di wilayah Minsel. (Ist)

MINSEL, LacakPos.co.id Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Nansy Ludong, S.T., melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pangkalan LPG di wilayah Minsel pada Jumat, 6 Maret 2026.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas distribusi LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram menjelang dua hari besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Nansy Ludong bersama beberapa staf Dinas Perdagangan dengan mendatangi sejumlah pangkalan LPG di berbagai titik di Minahasa Selatan.

Dalam kunjungan itu, pihak Dinas Perdagangan juga memberikan imbauan kepada pengelola pangkalan serta masyarakat agar selalu memperhatikan aspek keselamatan dalam penggunaan gas LPG.

Selain itu, Kadis Perdagangan mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang dapat timbul, seperti kebocoran tabung gas yang berpotensi memicu kebakaran dan membahayakan keselamatan masyarakat maupun pekerja di sekitar pangkalan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa stok LPG 3 Kg di wilayah Minahasa Selatan masih dalam kondisi aman dan diharapkan harga tetap stabil di tingkat pangkalan.

“Kami memastikan distribusi LPG berjalan dengan baik serta tidak ditemukan praktik ilegal seperti pengoplosan gas yang dapat merugikan masyarakat dan membahayakan konsumen,” ujar Nansy Ludong kepada awak media.

Ia menegaskan bahwa pengawasan distribusi LPG menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, terutama menjelang hari raya keagamaan. Hal ini karena LPG 3 Kg merupakan kebutuhan penting bagi rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

Menurutnya, jika terjadi kelangkaan gas LPG, dampaknya akan sangat luas, mulai dari terganggunya aktivitas memasak di rumah tangga hingga terhambatnya usaha kuliner masyarakat.

“Permintaan LPG biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan. Karena itu, pengawasan distribusi harus diperketat agar pasokan tetap terjaga,” jelasnya.

Dinas Perdagangan juga akan terus memantau jalur distribusi LPG untuk mencegah praktik penjualan di atas harga yang telah ditetapkan maupun penyalahgunaan distribusi yang dapat merugikan masyarakat.

Di akhir penyampaiannya, Nansy Ludong mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran atau aktivitas mencurigakan terkait distribusi LPG.

“Apabila masyarakat mengetahui adanya dugaan tindak pelanggaran atau aktivitas yang mengganggu keamanan dan ketertiban, segera laporkan kepada aparat kepolisian terdekat,” tegasnya.
(Eka Putra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *