SANGIHE, LacakPos.co.id – Upaya dugaan penyelundupan minyak tanah berhasil digagalkan oleh petugas gabungan di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Jumat malam (6/3/2026), saat aktivitas keberangkatan kapal menuju Manado berlangsung.
Kecurigaan petugas bermula ketika melihat sejumlah coolbox yang hendak dimuat ke atas kapal tampak tidak seperti barang bawaan penumpang pada umumnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan isi coolbox tersebut berupa minyak tanah.
Dari hasil pengecekan, diketahui minyak tanah tersebut dikemas dalam 13 coolbox berwarna putih. Setiap coolbox berisi sekitar 48 liter, sehingga total minyak tanah yang berhasil diamankan mencapai 624 liter.
“Minyak tanah itu dikemas dalam 13 coolbox putih, masing-masing sekitar 48 liter. Totalnya 624 liter. Diduga sengaja disamarkan agar bisa lolos dari pemeriksaan,” ujar Serda Pom Rangga setelah proses pengamanan barang bukti.
Operasi pengungkapan ini melibatkan petugas gabungan yang terdiri dari pengamanan pelabuhan, Lanal Tahuna, KSOP, serta KP3. Seluruh barang bukti langsung diamankan untuk mencegah pengiriman minyak tanah tersebut keluar daerah.
Pihak Lanal Tahuna menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari operasi pengamanan aktivitas di pelabuhan. Saat ini, barang bukti telah dibawa dan diamankan di Kantor KSOP Tahuna guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
Selain mengamankan barang bukti, petugas juga meminta keterangan dari sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi guna menelusuri pemilik serta tujuan pengiriman minyak tanah tersebut.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait dugaan penyelundupan minyak tanah yang rencananya akan dibawa keluar dari wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe menuju Manado.
(Rinny)







