Enam Sekolah di Sulut Rampungkan Revitalisasi Kemendikdasmen 2025 Sesuai Juknis
SULAWESI UTARA, LacakPos.co.id – Enam kepala sekolah bermarga Lengkong di Sulawesi Utara berhasil mencatatkan capaian positif dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah tahun 2025 yang bersumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Berdasarkan pantauan jurnalis LacakPos, seluruh pekerjaan revitalisasi pada enam satuan pendidikan tersebut telah rampung dikerjakan dan dinyatakan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) serta spesifikasi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Kepala SMK Negeri 1 Tumpaan, Drs. Freddy Lengkong, menyampaikan bahwa proses revitalisasi di sekolah yang dipimpinnya telah diselesaikan lebih cepat dari batas waktu yang ditentukan.
“Pekerjaan revitalisasi di SMKN 1 Tumpaan telah tuntas pada 12 Desember 2025, sementara batas akhir pelaksanaan sesuai juknis adalah 15 Desember 2025,” ujarnya saat ditemui di lingkungan sekolah, Kamis (5/2/2025).
Ia menambahkan, percepatan penyelesaian pekerjaan tersebut tidak mengurangi kualitas hasil, karena seluruh tahapan tetap dilaksanakan mengacu pada ketentuan teknis yang berlaku.
Hal senada disampaikan Kepala SMKN 1 Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Obin Lengkong. Ia mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan revitalisasi tahun 2025 di sekolahnya.
“Pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik karena seluruh pihak yang terlibat mengedepankan profesionalitas dan akuntabilitas sejak awal hingga akhir pelaksanaan,” kata Obin.
Sementara itu, Mahrita Winsi Lengkong, Kepala SMA Negeri 1 Maesaan, dan Deisy Lengkong, Kepala SMKN 1 Tatapaan, mengakui bahwa pelaksanaan revitalisasi tersebut merupakan pengalaman pertama bagi mereka dalam mengelola mandat proyek sekolah berskala nasional.
Meski demikian, keduanya menegaskan bahwa seluruh pekerjaan tetap dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan ketentuan juknis Kemendikdasmen.
Adapun enam kepala sekolah penerima program revitalisasi tahun 2025 tersebut yakni Drs. Freddy Lengkong (SMKN 1 Tumpaan, Minahasa Selatan), Obin Lengkong (SMKN 1 Wori, Minahasa Utara), Mahrita Winsi Lengkong (SMAN 1 Maesaan, Minahasa Selatan), Jenny Lengkong (SLBN Pusomaen, Minahasa Tenggara), Ketty Lengkong (SMA Kristen Ebenhaezer Manado), serta Deisy Lengkong (SMKN 1 Tatapaan, Minahasa Selatan). (kix)









