Silaturahmi Natal menjadi wadah mempererat hubungan kelembagaan dan komunikasi lintas institusi
MINSEL, LacakPos.co.id — Dalam rangka Perayaan Hari Raya Natal 25 Desember 2025, Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., bersama Wakil Bupati Minahasa Selatan Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., melaksanakan silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., Kamis (25/12/2025).
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan serta kebersamaan Natal. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.
Silaturahmi ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi dan komunikasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berintegritas, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kabupaten Minahasa Selatan.
Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan mendukung percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Selatan turut didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Selatan sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan, Elsje Rosje Sumual; Sekretaris Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Selatan, dr. Rine Kaunang, S.P., M.B.A., yang juga Dosen Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado; Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady Kawatu, S.H., M.Si.; serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
Silaturahmi Natal ini diharapkan semakin memperkokoh hubungan kerja sama yang telah terjalin, serta menjadi langkah strategis dalam menjaga kondusivitas daerah dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Minahasa Selatan.
(Eka Putra)





