Ziarah ke Makam Bataha Santiago Forkopimda Sangihe Warnai HUT ke-80 RI

Caption: Bupati Sangihe Michael Thungari dan Wakil Bupati Thendris Bulahari bersama dengan Unsur Forkopimda berziarah di Makam Pahlawan Bataha Santiago.(ist)

SANGIHE, LacakPos.co.id Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar upacara ziarah ke makam Pahlawan Nasional Bataha Santiago, Sabtu (16/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi ke-80 Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Caption: Bupati Sangihe Michael Thungari
didampingi Ketua TP-PKK, Cherry S. Thungari Soeyonus, SE. Hadir pula Wakil Bupati Tendris Bulahari bersama Sekretaris TP-PKK, Agnes L. P. Bulahari Walukow, SE, jajaran Forkopimda. ( ist)

Upacara ziarah dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, didampingi Ketua TP-PKK, Cherry S. Thungari Soeyonus, SE. Hadir pula Wakil Bupati Tendris Bulahari bersama Sekretaris TP-PKK, Agnes L. P. Bulahari Walukow, SE, jajaran Forkopimda, Asisten I Johanes Pilat, Asisten II Gregorius Londo, serta para kepala perangkat daerah.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa ziarah ini merupakan wujud penghormatan sekaligus penghargaan atas jasa-jasa Bataha Santiago yang telah memperjuangkan tanah Sangihe hingga diakui sebagai Pahlawan Nasional.

“Bataha Santiago adalah pejuang yang kiprahnya sejalan dengan arah perjuangan Republik Indonesia. Jasa-jasa beliau patut kita kenang dan teladani. Melalui ziarah ini, kita diingatkan untuk menjaga amanat perjuangan beliau,” ungkap Thungari.

Lebih lanjut, Bupati Thungari berharap momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI menjadi titik tolak untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sangihe.

“Sudah delapan dekade kita merdeka. Harapan saya, Indonesia semakin baik, begitu juga dengan Kabupaten Sangihe, baik dari sisi generasi, pendidikan, sumber daya manusia, maupun kesejahteraan ekonomi,” tambahnya.

Ziarah ke makam Bataha Santiago tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga simbol pengingat bagi masyarakat Sangihe akan pentingnya menjaga semangat perjuangan serta warisan nilai luhur para pahlawan bangsa.
(Rinny)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *