MINSEL – LACAKPOS.CO.ID – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH., secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Pertama Desa Bersatu Kabupaten Minahasa Selatan yang digelar di Aula Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan, Rabu (30/07/2025).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Kongres Desa Indonesia Tahun 2024, yang mendorong pembentukan struktur organisasi Desa Bersatu di tingkat kabupaten dan provinsi. Desa Bersatu sendiri merupakan wadah koordinasi delapan organisasi elemen desa tingkat nasional yang memiliki tujuan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Franky Wongkar menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Dewan Pengurus Daerah Desa Bersatu Provinsi Sulawesi Utara masa bakti 2025–2030, serta mendukung penuh pelaksanaan Musda tingkat kabupaten. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Musda ini. Kiranya dapat berjalan dengan lancar dan kondusif demi terwujudnya semangat persatuan dan kemajuan desa,” ujar Bupati Wongkar.
Sementara itu, Ketua DPD Desa Bersatu Sulawesi Utara, Ir. Stefanus B.A.N. Liow, MAP., yang turut hadir dan memberikan sambutan, menyampaikan bahwa Musda ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konsolidasi dan solidaritas antarorganisasi desa di Sulawesi Utara, khususnya di Minahasa Selatan.
“Kegiatan ini bertujuan menyusun agenda strategis pemberdayaan masyarakat desa dan membangun koordinasi yang kuat antar-pemangku kepentingan desa,” ungkap Liow.
Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa Selatan, pimpinan organisasi-organisasi elemen desa, akademisi, serta tokoh-tokoh masyarakat dan perangkat desa dari berbagai kecamatan.
Organisasi yang tergabung dalam Desa Bersatu antara lain: Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Asosiasi Kepala Desa Nasional (AKSI), Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI), Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Persatuan Rakyat Desa Nusantara (PARADE NUSANTARA), serta Komunitas Purna Bakti Kepala Desa Seluruh Indonesia (KOMPAKDESI).
Kegiatan ini mengusung tema “Desa Harus Jadi Kekuatan” sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat posisi desa sebagai pilar utama pembangunan nasional.
(*Eka Putra)






