Rawat Alam Pesisir, Satgas TMMD ke-130 dan Pemkab Sitaro Tanam Mangrove

Satgas TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe bersama anak-anak menanam mangrove di Kampung Tanaki, Kecamatan Siau Barat Selatan, sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir dan masa depan generasi mendatang. 🌱

SITARO, LacakPos.co.id – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir diwujudkan melalui aksi nyata. Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 1301/Sangihe bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melaksanakan penanaman mangrove di Kampung Tanaki, Kecamatan Siau Barat Selatan, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah kampung, serta siswa-siswi SMP Negeri 2 Siau Barat Selatan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan.

Bacaan Lainnya

Penanaman mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai, membantu menekan risiko abrasi, serta menyediakan habitat bagi berbagai biota pesisir. Karena itu, keberlangsungan tanaman mangrove perlu dijaga melalui perawatan dan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi. Nazarudin, S.T., M.I.P., menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. Mangrove yang ditanam hari ini diharapkan menjadi pelindung pesisir dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan TMMD tidak semata-mata berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup kegiatan sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, program TMMD diharapkan mampu memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong pembangunan yang memperhatikan keberlanjutan alam.

Kehadiran para pelajar dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari pendidikan lingkungan sejak dini. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, generasi muda diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kawasan pesisir dan mengambil peran dalam pelestarian alam.

Sinergi antara Satgas TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe, Pemkab Sitaro, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman saja. Pemeliharaan bibit serta pengawasan terhadap pertumbuhan mangrove menjadi langkah penting agar upaya penghijauan tersebut memberikan hasil dalam jangka panjang.

Melalui aksi bersama di Kampung Tanaki, semangat gotong royong kembali ditegaskan sebagai kekuatan dalam menjaga lingkungan. Pesisir yang lestari bukan hanya melindungi alam hari ini, tetapi juga menjadi warisan penting bagi generasi mendatang. (*Rinny)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *