SANGIHE, LacakPos.co.id – Hubungan baik tidak hanya dibangun melalui kebersamaan, tetapi juga melalui komunikasi yang terbuka, sikap saling menghargai, dan komitmen untuk menjalankan tanggung jawab secara profesional.
Semangat tersebut mewarnai kegiatan silaturahmi Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Rully Robinson Polii, bersama insan pers, Senin (26/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan media, dua unsur yang memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan demokratis.
Di tengah dinamika informasi yang terus berkembang, komunikasi yang sehat menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. Kepolisian menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sedangkan pers memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi berdasarkan fakta, secara akurat, berimbang, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Rully Robinson Polii, mengajak seluruh pihak untuk terus memelihara hubungan baik melalui komunikasi yang terbuka, sikap saling menghormati, serta komitmen menjalankan tugas sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.
“Silaturahmi ini menjadi kesempatan bagi kita untuk mempererat kebersamaan dan membangun komunikasi yang lebih baik. Saya berharap hubungan antara kepolisian dan insan pers terus terjaga dalam semangat saling menghargai, terbuka, dan profesional, dengan tetap berpegang pada tanggung jawab masing-masing,” ujar Polii.
Menurutnya, hubungan yang harmonis tidak harus berarti kesamaan pandangan dalam setiap persoalan. Perbedaan pendapat merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan demokrasi, selama disikapi secara bijaksana, disampaikan dengan santun, dan tetap mengedepankan penghormatan terhadap peran masing-masing.
Dalam konteks tersebut, pers memiliki kedudukan strategis bukan sekadar sebagai penyampai informasi, melainkan juga sebagai bagian dari pilar demokrasi yang menjalankan fungsi kontrol sosial. Karena itu, kemitraan dengan kepolisian perlu dibangun tanpa mengesampingkan kebebasan pers, independensi redaksi, serta prinsip-prinsip profesionalisme jurnalistik.
Kedekatan personal dan suasana kekeluargaan memang dapat memperkuat komunikasi. Namun, kemitraan yang sehat membutuhkan lebih dari sekadar hubungan baik. Integritas, transparansi, dan konsistensi dalam menjalankan tugas menjadi landasan penting untuk membangun kepercayaan yang berkelanjutan.
Sinergi antara Polres Kepulauan Sangihe dan insan pers diharapkan turut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Melalui penyampaian informasi yang benar, edukatif, dan bertanggung jawab, masyarakat diharapkan dapat memahami berbagai peristiwa secara lebih utuh serta memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pada akhirnya, silaturahmi bukan semata-mata tentang pertemuan dan kebersamaan, tetapi juga tentang bagaimana hubungan baik dapat terus dirawat tanpa mengurangi independensi pers maupun profesionalisme kepolisian.
Kemitraan yang bijaksana bukan berarti saling membenarkan, melainkan saling menghormati, menjaga integritas, dan memberikan ruang bagi setiap pihak untuk menjalankan fungsinya secara bertanggung jawab.
Dengan semangat tersebut, kepolisian dan insan pers diharapkan dapat terus berjalan berdampingan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, demi kepentingan publik serta terwujudnya kehidupan masyarakat Kepulauan Sangihe yang aman, damai, dan harmonis. (Rinny)






