Kadis Pangan Minahasa Maya Kainde Jelaskan Sasaran Bantuan Beras dari Menko Pangan

Caption: Kepala Dinas Pangan Kabupaten Minahasa, Maya Marina Kainde, S.H, usai kegiatan penyerahan bantuan beras. ( Butje/LacakPos)

MINAHASA, LacakPos.co.id – Kepala Dinas Pangan Kabupaten Minahasa, Maya Marina Kainde, S.H., menjelaskan bahwa bantuan beras yang diserahkan dalam kegiatan penyerahan bantuan pangan di Manado, Kamis (8/10/2026), diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 sampai desil 4, namun belum menerima bantuan pangan rutin dari pemerintah.

Penjelasan tersebut disampaikan Maya usai menghadiri kegiatan Penyerahan Bantuan Beras oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M. (Zulhas), dalam rangka monitoring persiapan direktif Presiden untuk penyaluran bantuan pangan periode Oktober-Desember 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., turut hadir didampingi Kepala Dinas Pangan Kabupaten Minahasa Maya Marina Kainde, S.H. serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa, Shanti Lengkong, S.STP. Kehadiran Wabup mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam agenda yang memperkuat komitmen pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Maya mengatakan, kunjungan Menko Pangan Zulkifli Hasan ke Sulawesi Utara disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., bersama  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, S.IP., M.M., serta sejumlah kepala daerah.

Menurut Maya, Dinas Pangan Kabupaten Minahasa dalam kegiatan tersebut membawa lima orang perwakilan masyarakat dari Kecamatan Tombolo sebagai penerima bantuan.

“Bantuan ini diarahkan kepada masyarakat yang masuk desil 1 sampai desil 4, tetapi belum menerima bantuan pangan rutin,” jelas Maya saat diwawancarai.

Ia menerangkan, saat ini masyarakat Kabupaten Minahasa yang terdata sebagai penerima bantuan pangan rutin berjumlah sekitar 35 ribu lebih penerima. Bantuan tersebut diberikan secara berkala berupa 10 kilogram beras per bulan selama tiga bulan, sehingga total yang diterima mencapai 30 kilogram.

Namun, kata Maya, masih terdapat masyarakat yang secara kategori masuk dalam kelompok penerima manfaat, tetapi belum mendapatkan bantuan pangan rutin karena adanya proses pemutakhiran dan penyesuaian data penerima.

“Yang mendapatkan bantuan ini adalah masyarakat yang masuk desil 1 sampai desil 4, bisa juga desil lainnya sesuai data, tetapi mereka terlempar atau belum masuk dalam penerima bantuan. Makanya pemerintah berusaha supaya semua bisa mendapatkan bantuan secara adil,” ujarnya.

Maya menegaskan, bantuan yang disalurkan kali ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang secara ekonomi dinilai layak mendapatkan bantuan pangan, tetapi belum memperoleh bantuan rutin yang diberikan pemerintah.

Ia menyebut, beras yang disalurkan merupakan beras Mapalus dari Perum Bulog yang diperuntukkan bagi masyarakat sasaran.

“Jadi, walaupun sudah ada nama di desa, tetapi belum mendapatkan bantuan, maka bantuan hari ini diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori desil, tetapi tidak menerima bantuan pangan yang diberikan pemerintah setiap bulan,” kata Maya.

Lebih lanjut, Maya mengatakan pemerintah terus berupaya menjaga agar program bantuan pangan dapat menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Menurutnya, penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.

Selain penyaluran bantuan beras, Pemerintah Kabupaten Minahasa juga terus mendorong pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai salah satu langkah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

“Kalau ada Gerakan Pangan Murah, saat ini juga Kabupaten Minahasa melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Langowan Barat,” tambah Maya.

Kegiatan penyerahan bantuan beras tersebut dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan. Hadir pula Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Wali Kota Manado Andrei Angouw, sejumlah kepala daerah dan jajaran terkait, serta masyarakat penerima bantuan.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan sekaligus memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
(B. Lengkong)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *