Hukum Tua Terpilih Desa Poopoh Ungkap Program 100 Hari Kerja, Fokus Jalan Kebun dan Lampu Jalan
MINAHASA, LacakPos.co.id – Menjelang pelantikan sebagai Hukum Tua Desa Poopoh, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Laurensius Lerry Tering menegaskan kesiapannya mengemban amanah masyarakat dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan yang berpihak kepada kepentingan warga.
Hal tersebut disampaikan Lerry saat ditemui di kediamannya, Sabtu (4/7/2026) pukul 20.00 wita. Ia mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang kembali memilihnya memimpin Desa Popoh.
“Pertama-tama saya bersyukur kepada Tuhan karena masih diberikan kesempatan untuk kembali memimpin Desa Popoh. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Menurut Lerry, pengembangan sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu program utama setelah dirinya resmi dilantik. Salah satu langkah yang akan diprioritaskan ialah peningkatan akses jalan menuju kawasan perkebunan guna memperlancar aktivitas petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain itu, dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya, ia akan melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar melalui penambahan lampu penerangan jalan di sejumlah titik yang masih membutuhkan.
“Sebelumnya sudah dipasang 10 titik lampu jalan. Ke depan akan kami tambah lagi di lokasi yang masih memerlukan penerangan agar masyarakat merasa lebih aman dan nyaman,” katanya.
Pada sektor pelayanan publik, Lerry memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat akan dilakukan secara maksimal. Ia juga menegaskan pengelolaan Dana Desa akan dilaksanakan secara terbuka sehingga masyarakat dapat mengetahui serta mengawasi setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah desa.
“Saya ingin seluruh proses pembangunan dan penggunaan Dana Desa dilakukan secara transparan agar masyarakat ikut mengawasi setiap program yang dilaksanakan,” jelasnya.
Terkait dinamika yang terjadi selama Pemilihan Hukum Tua (Pilhut), Lerry mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mempererat persatuan dan meninggalkan perbedaan pilihan politik demi kepentingan bersama.
“Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi. Kini saatnya kita kembali bersatu dan bersama-sama membangun Desa Poopoh agar semakin maju,” ungkapnya.
Ia juga menilai sinergi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan program pembangunan yang berkelanjutan.
“Saya siap bekerja sama dengan seluruh unsur pemerintah desa maupun pemerintah daerah serta mengikuti arahan dari camat, bupati, wakil bupati hingga gubernur demi kemajuan Desa Popoh,” tuturnya.
Lerry mengakui tantangan pasca-Pilhut adalah mengembalikan kebersamaan di tengah masyarakat yang sebelumnya memiliki pilihan berbeda. Namun, ia optimistis seluruh warga dapat bersatu demi kemajuan desa.
Menjelang pelantikan, ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Ia pun mengajak masyarakat menjaga persatuan serta mendukung setiap program pembangunan.
“Siapa pun yang terpilih merupakan hasil proses demokrasi dan kehendak Tuhan. Mari kita menjaga persatuan, saling mendukung, dan bersama-sama membangun Desa Popoh menjadi desa yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” tutup Laurensius Lerry Tering.
(Juandi)






