Pemkab Tanah Datar Siapkan Lahan untuk Dukung Pembangunan Batalyon TP 951

Foto : Pemkab Tanah Datar Siapkan Lahan untuk Dukung Pembangunan Batalyon TP 951/Dok. Prokopim

TANAH DATAR – LACAKPOS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 951 dengan menyiapkan lahan di wilayah Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan.

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyukseskan program strategis nasional di bidang pertahanan sekaligus mendorong percepatan pembangunan kawasan perbatasan.

Bacaan Lainnya

Menurut Eka Putra, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar rencana pembangunan Batalyon TP 951 dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mendukung penuh pembangunan Batalyon TP 951 dan berharap seluruh prosesnya dapat berjalan dengan baik melalui koordinasi yang intensif serta mengedepankan musyawarah dalam setiap penyelesaian persoalan,” ujar Eka Putra.

Ia menyampaikan, lahan yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berada di wilayah Nagari Simawang dan akan menjadi bagian dari lokasi pembangunan batalyon tersebut.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama instansi terkait dijadwalkan melakukan peninjauan lapangan pada 30 Juni 2026 guna memastikan lokasi yang diusulkan memenuhi persyaratan teknis dan kebutuhan pembangunan.

Eka Putra menilai kehadiran Batalyon TP 951 nantinya tidak hanya akan memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan sekitar.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta terus menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

“Kami berharap masyarakat tetap menjaga suasana yang damai dan kondusif. Pemerintah akan terus menghormati seluruh proses yang sedang berjalan serta memperkuat komunikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tutup Eka Putra.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *