MINSEL, LacakPos.co.id – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penyiapan Exit Strategy dan Keberlanjutan Proyek UPLAND di Kabupaten Minahasa Selatan” yang digelar di Hotel Sutan Raja Amurang, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk menyusun arah keberlanjutan Program UPLAND setelah masa pelaksanaannya berakhir. Melalui forum tersebut, berbagai pihak terkait berdiskusi dan merumuskan rekomendasi guna memastikan manfaat program tetap berlanjut bagi masyarakat, khususnya para petani.
Dalam sambutannya, Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan pentingnya penyusunan strategi pascaproyek agar investasi, infrastruktur, serta berbagai bentuk pendampingan yang telah diberikan melalui Program UPLAND dapat terus dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani dan masyarakat penerima manfaat.
Kabupaten Minahasa Selatan sendiri memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan luas lahan pertanian mencapai 91.194 hektare atau sekitar 62,60 persen dari total wilayah. Potensi tersebut menjadi salah satu alasan utama pelaksanaan Program UPLAND yang didukung oleh International Fund for Agricultural Development (IFAD) dan Islamic Development Bank (IsDB) selama periode 2021–2024.
Selama pelaksanaannya, Program UPLAND berfokus pada pengembangan pertanian dataran tinggi serta penguatan kelembagaan petani. Program ini telah menjangkau 299 kelompok tani dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas maupun keuntungan usaha tani, khususnya komoditas kentang di Kecamatan Modoinding.
Melalui FGD ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berharap berbagai capaian yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Pemkab Minsel juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Franky Tangkere, S.P., M.Si., Kepala Dinas Pertanian Feybie Pusung, S.Pt., M.Si., jajaran pejabat Pemkab Minahasa Selatan, tenaga ahli UPLAND Pusat, unsur perbankan, instansi vertikal, pihak swasta, para Hukum Tua Kecamatan Modoinding, penyuluh pertanian, perwakilan kelompok tani, serta pengurus koperasi.
(Eka Putra)






