TANAH DATAR – LACAKPOS.CO.ID – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar resmi dimulai. Perhelatan keagamaan terbesar di daerah itu dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, di Lapangan Sepak Bola Simabur, Kecamatan Pariangan, Jumat (19/6). Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan memadati lokasi pembukaan untuk menyaksikan seremoni yang berlangsung khidmat sekaligus semarak.
Sejak sore hari, arus kendaraan menuju Simabur terus meningkat. Masyarakat berdatangan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mengikuti pembukaan MTQ yang tahun ini dipusatkan di Kecamatan Pariangan. Antusiasme warga terlihat begitu tinggi hingga kawasan sekitar lokasi kegiatan dipenuhi pengunjung.
Besarnya jumlah masyarakat yang hadir berdampak pada kepadatan arus lalu lintas, terutama di kawasan Pasar Simabur yang menjadi salah satu titik parkir kendaraan. Penataan kendaraan yang belum sepenuhnya terkoordinasi menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan. Sejumlah kendaraan terparkir di badan jalan sehingga mempersempit ruang lalu lintas dan membuat pengendara harus bergantian melintas.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat masyarakat untuk menghadiri pembukaan MTQ. Aparat keamanan bersama petugas lapangan terus berupaya mengatur arus kendaraan agar kemacetan tidak semakin meluas.
Berbeda dengan situasi di luar arena, pelaksanaan seremoni pembukaan berlangsung tertib dan lancar. Seluruh rangkaian acara berjalan sesuai jadwal, mulai dari penyambutan kafilah, penampilan seni Islami hingga prosesi pembukaan resmi. Panitia pelaksana dari Kecamatan Pariangan pun menuai apresiasi karena mampu menyelenggarakan kegiatan secara baik meskipun dilaksanakan dalam suasana efisiensi anggaran Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
Kesederhanaan pelaksanaan tidak mengurangi kekhidmatan acara. Justru, suasana religius dan semangat kebersamaan tampak begitu terasa sepanjang pembukaan berlangsung. Ribuan pasang mata tertuju ke panggung utama ketika Bupati Tanah Datar menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi MTQ ke-43.
Dalam arahannya, Bupati Eka Putra menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk mencari juara, tetapi juga menjadi momentum memperkuat syiar Islam dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh rangkaian perlombaan harus berlangsung secara adil, profesional, dan menjunjung tinggi kejujuran.
Bupati secara khusus mengingatkan seluruh dewan hakim dan panitia agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa integritas merupakan harga mati dalam penyelenggaraan MTQ dan tidak boleh dicederai oleh kepentingan apa pun.
“Pelaksanaan yang adil dan transparan menjadi prioritas demi menjaga martabat kegiatan ini,” tegas Eka Putra di hadapan peserta, tamu undangan, serta ribuan masyarakat yang memadati arena pembukaan.
Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah tidak akan ragu mengambil tindakan apabila ditemukan praktik-praktik yang mencederai kredibilitas perlombaan. Menurutnya, kualitas penyelenggaraan MTQ akan menjadi cerminan komitmen daerah dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan sportivitas.
Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, mengajak seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan niat yang lurus. Ia menilai kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan buah dari usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh.
Menurut Anton, MTQ merupakan media untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Tanah Datar. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu menjadikan ajang tersebut sebagai sarana meningkatkan kualitas diri, bukan sekadar mengejar prestasi.
“Kalah menang merupakan bagian dari kompetisi. Yang utama adalah bagaimana kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an dan memperkuat ukhuwah,” ujar Anton.
MTQ ke-43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar dijadwalkan berlangsung hingga Selasa (23/6). Selama beberapa hari ke depan, ratusan peserta dari seluruh kecamatan akan mengikuti berbagai cabang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara sekaligus kesempatan mewakili Kabupaten Tanah Datar pada MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap pelaksanaan MTQ tahun ini tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga mampu menjadi momentum memperkuat kehidupan masyarakat yang religius, berakhlak, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tingginya partisipasi masyarakat pada malam pembukaan, semangat kebersamaan dan syiar Islam di Kabupaten Tanah Datar diharapkan terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi pembangunan karakter generasi mendatang.(**)






