MINSEL, LacakPos.co.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bersama Kepolisian Resor Minahasa Selatan dan Kodim 1302/Minahasa akan melaksanakan kegiatan aksi bersih-bersih lingkungan sebagai tindak lanjut Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 Februari 2026, mulai pukul 06.00 WITA. Aksi bersih lingkungan akan dipusatkan di kawasan pesisir Pantai Alar yang mencakup wilayah Kelurahan Pondang dan Kelurahan Ranomea, serta kawasan ruang terbuka publik di kompleks pertokoan Amurang.
Gerakan Indonesia ASRI merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menangani permasalahan sampah secara serius, terpadu, dan berkelanjutan. Program nasional ini disampaikan Presiden Republik Indonesia dalam taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah melalui keterlibatan aktif seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.
Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., bersama Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk terus mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI melalui kegiatan yang terencana, terarah, dan berkesinambungan. Hal ini dilakukan guna menciptakan lingkungan daerah yang bersih, sehat, tertata, serta menunjang peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mengimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan pesisir dan ruang publik yang memiliki nilai strategis bagi aktivitas sosial dan perekonomian warga.
Aksi bersih-bersih lingkungan ini akan melibatkan unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, perangkat kelurahan, serta masyarakat setempat sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung program prioritas nasional di bidang kebersihan dan pelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya hidup bersih sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
(Eka Putra)






