Wakil Wali Kota Bukittinggi Saksikan Langsung Lomba KTIQ–KTIH MTQN ke-41 Sumbar

Caption: Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis didampingi Ketua kafilah dan pengurus kafilah Kota Bukittinggi mengunjungi venue lomba KTIQ dan KTIH. (Ist)

BUKITTINGGI, LacakPos.co.id – Guna melihat secara langsung pelaksanaan Lomba Karya Tulis Ilmu Al-Qur’an (KTIQ) dan Karya Tulis Ilmu Hadist (KTIH) pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP, melakukan kunjungan ke venue lomba yang berlokasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bukittinggi, Selasa (16/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Wali Kota didampingi Ketua Kafilah Kota Bukittinggi beserta jajaran pengurus. Kehadiran orang nomor dua di Kota Jam Gadang itu bertujuan untuk menyaksikan secara langsung proses perlombaan sekaligus memastikan seluruh tahapan kompetisi berjalan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Bacaan Lainnya

Ibnu Asis juga memberikan dukungan moral kepada para peserta, khususnya kafilah KTIQ dan KTIH Kota Bukittinggi, agar tetap fokus, percaya diri, serta mampu menampilkan kemampuan terbaik dalam ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Lebih lanjut, Ibnu Asis menyampaikan harapannya agar melalui MTQN ke-41 ini dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul secara spiritual, namun juga memiliki kapasitas intelektual yang kuat dan relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, cabang lomba KTIQ memiliki peran strategis dalam mendorong peserta untuk tidak sekadar mampu membaca atau menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami, menganalisis, serta mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam konteks kehidupan kontemporer.

“Saya sangat bangga melihat anak-anak muda kita tampil penuh percaya diri dengan kemampuan akademik yang luar biasa. Semoga kafilah Kota Bukittinggi mampu meraih hasil terbaik melalui semangat kompetisi yang bernuansa akademis dan keislaman,” ungkap Ibnu Asis.

MTQN ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Kota Bukittinggi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam sekaligus pengembangan kualitas sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadist.
(Zakirman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *