TANAH DATAR — LACAKPOS.CO.ID – Di saat sejumlah wilayah Tanah Datar masih berjibaku menghadapi dampak banjir bandang dan galodo, Kabupaten Tanah Datar kembali menorehkan prestasi bergengsi di tingkat nasional. Pada ajang Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award 2025, Tanah Datar dinobatkan sebagai daerah terbaik pertama se-Sumatera dalam kategori TPID Kabupaten/Kota Berprestasi. Penghargaan tersebut menjadi capaian kelima secara beruntun dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Penyerahan penghargaan berlangsung di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (28/11/2025) malam, oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan disaksikan Presiden Prabowo Subianto. Penghargaan diserahkan kepada perwakilan Tanah Datar yang hadir dalam acara tersebut.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (KUKMP) Tanah Datar, Masni Yuletri, menjelaskan bahwa penilaian TPID Award dilakukan secara independen dengan melibatkan unsur Perguruan Tinggi, Kementerian teknis, serta Bank Indonesia. Aspek penilaian mencakup proses implementasi sebesar 40% dan luaran (output) sebesar 60%, dengan tolok ukur utama penerapan strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.
“Inovasi yang diangkat Tanah Datar adalah program Kasih dan Salam Tangguh, sebuah mekanisme terpadu untuk pengendalian inflasi sekaligus pemulihan ekonomi daerah pasca bencana,” ujar Masni. Program ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan dari hulu hingga hilir, mulai dari perangkat daerah, Bank Indonesia, serta mitra strategis lainnya.
Berkat konsistensi kinerja tersebut, TPID Tanah Datar sebelumnya telah memperoleh total insentif fiskal sebesar Rp33 miliar. Untuk penghargaan fiskal tahun 2025, pemerintah pusat masih menunggu waktu pengumuman resmi.
Terpisah, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengungkapkan rasa bangga atas capaian ini. Seusai meninjau lokasi terdampak bencana bersama jajaran pemerintah daerah, ia menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah kerja kolektif seluruh elemen daerah.
“Seharusnya saya hadir langsung atas undangan Presiden, namun kondisi darurat di lapangan jauh lebih prioritas. Fokus kami saat ini adalah keselamatan masyarakat dan pemulihan pasca bencana,” tegas Eka Putra.
Bupati menambahkan bahwa keberhasilan mempertahankan prestasi selama lima tahun berturut-turut menunjukan komitmen daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi meskipun berada dalam tekanan situasi ekstrem. “Ini bukan kemenangan satu pihak, tetapi milik masyarakat Tanah Datar. Semoga konsistensi dan kerja keras yang telah dibangun bisa terus kita jaga,” ujarnya.
Selain Tanah Datar, penghargaan TPID Kabupaten/Kota Berprestasi juga diraih sejumlah daerah lain di masing-masing kawasan: Kabupaten Tasikmalaya (Jawa–Bali), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kalimantan), Kabupaten Minahasa (Sulawesi), dan Kabupaten Lombok Timur (Nusa Tenggara–Maluku–Papua).(**)






