MANADO – LACAKPOS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali mencatatkan tinta emas dalam sejarah tata kelola keuangannya. Pada Kamis (19/6/2025), Kabupaten Minahasa berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-11 kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan.
Penghargaan bergengsi ini diumumkan dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara di Kantor BPK di Manado. Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulut, Bombit Agus Mulyo, secara langsung menyerahkan LHP kepada Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si., MAP, yang didampingi oleh Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S.

Apresiasi dan Komitmen Peningkatan
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey (akrab disapa Bupati RD) mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas opini WTP yang kembali diraih oleh Kabupaten Minahasa.
“Pada kesempatan yang sangat penting ini, izinkan saya atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPK RI Perwakilan Sulut yang telah melaksanakan pemeriksaan terhadap LKPD kami secara profesional, independen, dan objektif, serta selalu bersinergi dalam semangat membangun tata kelola keuangan daerah yang semakin baik,” ujar Bupati RD.
Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini adalah hasil dari kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, dibarengi dengan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Ini adalah prestasi yang membanggakan, sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa capaian ini adalah amanah yang harus dijaga dan ditingkatkan dengan kerja nyata dan integritas,” lanjutnya.
LKPD Tahun Anggaran 2024 sendiri merupakan hasil konsolidasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menyajikan informasi yang lengkap dan transparan mengenai kondisi keuangan daerah.
Menjadikan Audit sebagai Pendorong Pembangunan
Bupati RD juga menyampaikan komitmen penuhnya untuk menindaklanjuti setiap catatan yang diberikan oleh BPK. Ia memandang rekomendasi BPK sebagai masukan yang sangat berharga demi perbaikan sistem dan penguatan tata kelola keuangan ke arah yang lebih baik.
“Kami percaya bahwa hasil audit ini bukanlah sekadar angka atau opini semata, tetapi menjadi pendorong dan alat evaluasi yang konstruktif dalam proses pembangunan. Untuk itu, kami senantiasa membuka ruang dialog dan kerja sama yang produktif bersama BPK,” tegasnya.
Lebih lanjut, opini WTP ini ditegaskan sebagai bagian tak terpisahkan dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam mewujudkan good governance dan clean government. Bupati RD pun mengajak seluruh jajaran untuk tidak berpuas diri, melainkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
“Kami berharap agar sinergi antara Pemerintah Daerah dan BPK RI dapat terus diperkuat dalam semangat transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas. Jadikan pencapaian ini bukan sebagai akhir, tetapi sebagai awal untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Robby Dondokambey kembali menyampaikan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara atas bimbingan dan arahan yang selama ini diberikan. Ia berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut demi kemajuan Minahasa dan kesejahteraan rakyat.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati dan menuntun setiap langkah kita dalam pengabdian kepada bangsa dan daerah kita tercinta,” tutupnya.
Turut hadir dalam momen penting tersebut adalah Ketua DPRD Minahasa Drs. Robby Longkutoy, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, Asisten III Setda Minahasa, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Minahasa.(*/Steven)









