MINAHASA, LacakPos.co.id – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Minahasa ke-598, Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., MAP, pada Senin ( 2/11/26) melaksanakan rangkaian ziarah ke makam sejumlah mantan kepala daerah dan Sekretaris Daerah yang pernah mengabdikan diri bagi Kabupaten Minahasa.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan pemerintah daerah terhadap para tokoh yang telah mengambil bagian penting dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan Minahasa dari masa ke masa.
Dalam rangkaian ziarah tersebut, Wabup Vanda mengunjungi lima lokasi pemakaman yang tersebar di sejumlah wilayah.
Ziarah diawali dari makam almarhum Drs. Max Lumintang, yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa periode 1997–1998 di Sonder.
Selanjutnya, rombongan menuju makam almarhum Alex Lambertus Lelengboto, Bupati Minahasa periode 1982–1987, yang dimakamkan di Tompaso Barat.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke makam almarhum Albert Robert Warouw, yang memimpin Kabupaten Minahasa pada periode 1954–1956 di Kakas, serta makam almarhum Laurens Frits Saerang, Bupati Minahasa periode 1956–1960 di Langowan Timur.
Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah makam almarhum Drs. Jan Rolos di Rasi, Kabupaten Minahasa Tenggara. Semasa pengabdiannya, ia pernah menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa periode 1970–1973, serta Penjabat Bupati pada periode 1978–1979 dan 1981–1982.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati turut didampingi jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Kepala Kesbangpol, Kepala Bapenda, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Hadir pula Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Pendidikan, Direktur RSUD, Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Organisasi, serta para camat dari Kakas, Kakas Barat, Eris, Kombi dan Lembean Timur.
Ziarah ini menjadi momentum untuk kembali mengenang perjalanan panjang Kabupaten Minahasa sekaligus menghargai dedikasi para pemimpin terdahulu yang telah memberikan kontribusi bagi daerah.
Menjelang usia ke-598 tahun, penghormatan terhadap para pendahulu juga menjadi pengingat bahwa pembangunan Minahasa hari ini merupakan bagian dari perjalanan sejarah dan estafet pengabdian yang harus terus dilanjutkan. ( Butje)






