MANADO, LacakPos.co.id – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG), Kamis (29/10/2026).
Rapat berlangsung di Ballroom Lantai 9 Kantor Pusat Bank SulutGo, Manado, dengan agenda pembahasan sejumlah kebijakan strategis perusahaan, terutama terkait penataan susunan direksi dan penguatan tata kelola perseroan.
RUPSLB tersebut dipimpin Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., selaku Pemegang Saham Pengendali.
Dalam rapat tersebut, salah satu pembahasan utama adalah penataan susunan direksi sebagai tindak lanjut rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk penyesuaian jabatan dengan memperhatikan ketentuan Bank Indonesia dan OJK.
Selain itu, para pemegang saham turut membahas aspek remunerasi serta bidang dana dan treasury. Sementara pengisian jabatan direksi secara definitif direncanakan menjadi pembahasan dalam RUPS reguler pada awal 2027.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Yulius Selvanus juga menyampaikan optimisme terhadap kinerja Bank SulutGo. Ia berharap perseroan mampu mencapai target tahunan sebesar Rp500 miliar sebelum akhir 2026, seiring upaya memperkuat kepatuhan, tata kelola, dan kinerja perusahaan.
Kehadiran Bupati Franky Donny Wongkar dalam forum tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan peran pemerintah daerah sebagai salah satu pemegang saham Bank SulutGo.
Melalui RUPSLB, para pemegang saham memiliki ruang untuk membahas dan menentukan arah kebijakan strategis perusahaan dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, keterlibatan dalam forum ini juga menjadi bagian dari komitmen mendukung keberlanjutan dan penguatan peran Bank SulutGo sebagai bank pembangunan daerah yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi regional.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus mendukung pengelolaan badan usaha yang mengedepankan profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi.
RUPSLB tersebut turut dihadiri Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M.; Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Johannes Victor Mailangkay, S.H., M.H.; Komisaris Utama PT Mega Corpora, Ardhayadi; serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara dan Gorontalo selaku pemegang saham.
Hadir pula perwakilan Pemerintah Kota Gorontalo dan Koperasi Karyawan Bank SulutGo. Rapat tersebut mencatat tingkat kehadiran pemegang saham mencapai 97,59 persen. (Eka Putra)






