Realisasi PAD Tanah Datar Capai 50,8 Persen, Pemkab Genjot Kinerja OPD dan Perluas Sumber Pendapatan

Foto : Realisasi PAD Tanah Datar Capai 50,8 Persen, Pemkab Genjot Kinerja OPD dan Perluas Sumber Pendapatan/Dok. Prokopim

BATUSANGKAR – LACAKPOS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu penopang utama pembiayaan pembangunan. Hingga akhir semester pertama tahun 2026, realisasi PAD telah mencapai sekitar Rp43 miliar atau 50,8 persen dari target tahunan yang ditetapkan.

Capaian tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pendapatan Asli Daerah Triwulan II yang dipimpin Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly di Aula Eksekutif Kantor Bupati, Selasa (14/7).

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Tanah Datar, Jasrinaldi, menjelaskan bahwa target PAD tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp77 miliar. Meski hingga triwulan pertama realisasi baru mencapai sekitar 35 persen, angka tersebut dinilai masih dipengaruhi sejumlah faktor eksternal.

“Belum optimalnya pencapaian PAD pada triwulan pertama dipengaruhi oleh dampak bencana banjir serta masih berlangsungnya beberapa kegiatan pembangunan yang berdampak terhadap aktivitas ekonomi dan penerimaan daerah,” ujarnya.

Ia menerangkan, pada bulan pertama realisasi PAD baru berada di kisaran 15 persen. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh proses relokasi sejumlah objek serta kendala teknis di lapangan. Namun, memasuki bulan kedua dan ketiga, tren penerimaan mulai menunjukkan peningkatan sehingga diharapkan target yang telah ditetapkan dapat terus dikejar hingga akhir tahun.

Di sisi lain, kontribusi pendapatan yang berasal dari dividen menunjukkan perkembangan menggembirakan. Dari target sekitar Rp31 miliar, realisasi sementara telah mencapai sekitar Rp23 miliar atau 79 persen. Meski demikian, angka tersebut masih bersifat sementara karena masih menunggu proses administrasi dan pencatatan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Jasrinaldi menambahkan, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, capaian PAD tahun ini menunjukkan tren yang lebih baik. Hingga pertengahan tahun, realisasi telah mencapai sekitar Rp43 miliar, atau 50,8 persen dari target tahunan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan memfokuskan upaya peningkatan PAD melalui optimalisasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), mendorong investasi, serta menggali berbagai potensi sumber pendapatan baru yang dinilai mampu meningkatkan kapasitas fiskal daerah.

Sementara itu, untuk pendapatan yang dikelola Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Jasrinaldi menyebut realisasi telah melampaui target yang direncanakan. Dari target sekitar Rp37 miliar, penerimaan menunjukkan hasil yang cukup baik. Namun pada perubahan anggaran nanti akan dilakukan penyesuaian terhadap beberapa komponen pendapatan, khususnya yang bersumber dari dividen.

“Target dividen awal sekitar Rp30 miliar kemungkinan akan disesuaikan menjadi sekitar Rp26 miliar sesuai proyeksi realisasi yang dapat dicapai hingga akhir tahun,” jelasnya.

Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menegaskan bahwa PAD merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah. Menurutnya, semakin besar kemampuan daerah menghimpun pendapatan sendiri, maka semakin luas pula ruang fiskal yang tersedia untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“PAD menjadi modal utama bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperbaiki infrastruktur, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Tanah Datar,” kata Ahmad Fadly.

Ia mengapresiasi perkembangan positif capaian PAD hingga semester pertama dan mengajak seluruh perangkat daerah terus meningkatkan inovasi serta memperkuat kolaborasi.

“Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi, bekerja lebih efektif, dan memperkuat sinergi agar target PAD Tahun 2026 dapat tercapai, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan,” tegasnya.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *