MINAHASA, LacakPos.co.id – Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS., MAP menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa dalam rangka pengucapan sumpah dan janji Ketua DPRD Kabupaten Minahasa sisa masa jabatan 2024–2029, Franky Wolayan, SE, Selasa (6/7/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Minahasa itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si., Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, SE, serta unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah.

Hadir pula mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Kepala Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Utara sekaligus Penjabat Bupati Minahasa periode 2023–2024 Dr. Jemmy S. Kumendong, M.Si., CGCAE, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, Ketua Pengadilan Negeri Tondano, perwakilan Polres Minahasa, Kodim 1302/Minahasa, Kejaksaan Negeri Minahasa, anggota DPRD, Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Minahasa, serta insan pers.
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan apresiasi kepada pimpinan DPRD sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin lembaga legislatif. Menurutnya, berbagai gagasan, tenaga, waktu, dan komitmen yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan dan demokrasi di Kabupaten Minahasa.
Ia juga mengucapkan selamat kepada Franky Wolayan yang resmi mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kabupaten Minahasa. Bupati optimistis pengalaman, kapasitas, dan komitmen yang dimiliki akan mampu memperkuat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Minahasa demi menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan dinamika yang wajar dalam sistem demokrasi. Menurutnya, perubahan kepemimpinan harus dimaknai sebagai upaya menjaga kesinambungan organisasi, menghadirkan semangat baru, memperkuat kelembagaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan membangun kerja sama yang harmonis antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan daerah, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat Minahasa.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa yang baru dilantik, Franky Wolayan, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan tanggung jawab.
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa dalam rangka pengucapan sumpah dan janji Ketua DPRD Kabupaten Minahasa sisa masa jabatan 2024–2029, Franky Wolayan, SE, Selasa (6/7/2026). ( Butje/LacakPos)
Franky juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran PDI Perjuangan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Minahasa, keluarga, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga proses pelantikannya.
Menurutnya, jabatan Ketua DPRD bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah rakyat yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, pengabdian tulus, dan komitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Minahasa.
Ia berkomitmen membangun hubungan kerja yang harmonis antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Minahasa, serta mengoptimalkan pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar seluruh kebijakan benar-benar berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Franky juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua DPRD sebelumnya atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan dalam memperkuat kelembagaan DPRD Kabupaten Minahasa.
Mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Kepala Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Utara Dr. Jemmy Kumendong menegaskan bahwa pelantikan Ketua DPRD bukan sekadar proses administratif dan konstitusional, tetapi merupakan amanah besar dari rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia berharap kepemimpinan baru DPRD mampu memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah, khususnya dalam menjalankan tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Menurutnya, sinergi yang solid antara lembaga legislatif dan eksekutif menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong sektor pertanian dan pariwisata, serta menjaga stabilitas daerah di tengah berbagai tantangan pembangunan.
Rapat paripurna berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. (B.Lengkong)
( Advertorial)










