TANAH DATAR – LACAKPOS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bergerak tangkas menanggapi bencana banjir bandang dan longsor yang menerjang kawasan Luhak Nan Tuo di Nagari Singgalang pada 27 November lalu. Bencana tersebut meninggalkan jejak kerusakan cukup berat, terutama di dua wilayah yang paling terdampak: Jorong Sikabu (Dusun Santua) serta Jorong Ayia Mancua. Infrastruktur rumah warga, akses jalan, hingga fasilitas umum tidak luput dari dampak material, membuat sebagian masyarakat terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu.
Sebagai langkah awal penanganan, Pemkab Tanah Datar langsung mengaktifkan tiga titik posko pengungsian utama. Gedung Serbaguna Kecamatan X Koto ditetapkan sebagai sentra utama pengungsian sekaligus pusat koordinasi penyaluran bantuan. Selain itu, dua titik posko lapangan juga disiapkan lebih dekat dengan lokasi terdampak: di Jorong Sikabu, tepatnya di area sekitar Masjid Hidayatullah, dan di Jorong Ayia Mancua berdekatan dengan Rumah Makan Syukur. Ketiga titik ini berfungsi sebagai lokasi evakuasi, pendataan korban, penyaluran kebutuhan dasar, hingga koordinasi relawan.
Wali Nagari Singgalang, Seri Mesra, yang ditemui pada Selasa (2/12/2025), menggambarkan bagaimana penanganan darurat dimulai dari solidaritas masyarakat. Pada masa-masa awal sebelum posko terpusat diaktifkan, bantuan logistik tiba melalui inisiatif tokoh masyarakat setempat serta dukungan para perantau Singgalang. Mereka memasok makanan, pakaian, perlengkapan bayi, serta kebutuhan dasar lain untuk meringankan beban warga yang terpaksa mengungsi.
“Sejak hari pertama, masyarakat bergerak lebih dulu. Para perantau dan tokoh lokal memberikan dukungan tanpa menunggu prosedur resmi. Itulah yang membuat hari-hari awal bisa dilewati,” ujar Seri Mesra.
Sore harinya setelah para pengungsi dipindahkan ke Gedung Serbaguna, dukungan logistik dan pelayanan konsumsi mulai diambil alih oleh pemerintah daerah. Dapur umum hadir melalui sinergi Pemkab Tanah Datar bersama Baznas Tanah Datar. Pasokan makanan dimasak secara terpusat dan didistribusikan ke seluruh titik pengungsian agar warga terdampak mendapatkan konsumsi yang layak dan higienis.
Aktivasi posko juga memudahkan pendataan kebutuhan spesifik, seperti kelompok rentan, lansia, dan anak-anak. Pemerintah daerah memastikan layanan dasar tersedia berkelanjutan, mulai dari logistik bahan makanan, sanitasi, hingga kebutuhan kesehatan darurat.
Upaya ini menjadi bagian dari langkah Pemkab Tanah Datar untuk memastikan masyarakat Nagari Singgalang tidak hanya selamat dari bencana, tetapi juga mendapatkan penanganan yang berkelanjutan selama proses pemulihan berlangsung.(**)






