Kemenag Manado Siapkan 169 Lokasi Salat Id dan 715 Hewan Kurban

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado, Hj. Rogaya Udin, saat menyampaikan pernyataan mengenai kesiapan pelaksanaan Salat Idul Adha 1446 H dan penyembelihan hewan kurban di Kota Manado (Ivan/lacakpos.co.id)

MANADO- LACAKPOS.CO.ID – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado memastikan seluruh persiapan telah dimatangkan. Sebanyak 155 masjid, 1 musala, dan 13 lapangan terbuka disiapkan sebagai lokasi pelaksanaan Salat Id.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kemenag Kota Manado, Hj. Rogaya Udin, dalam keterangannya kepada media, Rabu (04/6/2025). Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan, imam masjid, serta Badan Ta’mir Masjid (BTM).

“Semua sudah kami koordinasikan dengan baik agar pelaksanaannya berjalan tertib dan khusyuk,” ungkap Hj. Rogaya Udin.

Selain memastikan kesiapan lokasi Salat Id, Kemenag juga mencatat jumlah hewan kurban yang akan disembelih. Berdasarkan data hasil koordinasi di lapangan, tercatat sebanyak 678 ekor sapi dan 37 ekor kambing siap dikurbankan oleh umat Muslim di Kota Manado.

Sebagai bentuk pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat, seluruh pejabat Kemenag Kota Manado telah diarahkan untuk turun langsung ke masjid-masjid tempat mereka bertugas.

Lebih dari itu, dalam semangat berbagi, pembagian daging kurban tahun ini tidak hanya menyasar kalangan internal umat Muslim. Daging kurban juga akan dibagikan kepada para penyapu jalan di sekitar Kantor Kemenag serta warga yang membutuhkan, termasuk warga non-Muslim di lingkungan sekitar kantor tersebut. Semangat inklusivitas ini diharapkan dapat mempererat hubungan sosial lintas agama di Kota Manado.

Secara pribadi, Kepala Kemenag Kota Manado juga turut berkurban dengan menyerahkan satu ekor sapi kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Ini menjadi wujud nyata kepedulian pribadi sekaligus simbol keteladanan dalam berbagi.

“Kurban bukan hanya ibadah personal, tapi juga pesan sosial yang sangat kuat. Melalui kurban, kita mempererat ukhuwah, meringankan beban sesama, dan merawat keberagaman dalam harmoni,” tutup Rogaya.

Perayaan Idul Adha tahun ini diharapkan berlangsung dengan penuh makna, menjadi momentum untuk menumbuhkan nilai-nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan antarumat.

(Ivan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *