Senator Stefanus Liow Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Manado, Angkat Isu Rakyat hingga Koperasi Merah Putih

Suasana Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kantor DPD RI di Kota Manado, Kamis (15/5/2025) foto: Ivan/lacakpos.co.id

MANADO – LACAKPOS.CO.ID – Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Utara, Ir. Stefanus B.A.N. Liow, MAP, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kantor DPD RI di Kota Manado, Kamis (15/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah anggota DPRD kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Acara berlangsung dalam suasana interaktif dan dipandu oleh moderator dari Wakil Ketua DPP Desa Bersatu, bersama sejumlah narasumber lainnya. Dalam kesempatan itu, Ir. Stefanus Liow memaparkan pentingnya pemahaman serta pengamalan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Bacaan Lainnya

Menurut Senator Stefanus, sosialisasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan momentum penting untuk menanamkan semangat kebangsaan serta memperkuat nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di tengah masyarakat yang majemuk seperti di Sulawesi Utara.

“Empat Pilar ini bukan hanya untuk diketahui, tetapi harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tingkat desa hingga pusat. Semua ini untuk menunjang kesejahteraan rakyat,” ujar Stefanus.

Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian paling menarik dalam kegiatan tersebut. Beberapa peserta mengangkat isu-isu aktual, mulai dari persoalan tambang rakyat, implementasi program Pemerintah Pusat seperti Koperasi Merah Putih, hingga permasalahan spesifik yang terjadi di desa-desa di 12 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Senator Stefanus merespons langsung setiap pertanyaan dengan lugas dan solutif, mencerminkan kedekatannya dengan masyarakat serta pemahaman mendalam terhadap berbagai persoalan daerah.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pemahaman terhadap pilar-pilar kebangsaan masih sangat relevan dan dibutuhkan di tengah tantangan zaman. Upaya seperti ini juga memperkuat sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat dalam membangun bangsa dari daerah.
(Ivan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *