Jalan Nasional di Sulut Sepanjang 1682 Kilo,Kabalai Hendro Paparkan Paket Pekerjaan Jalan dan Jembatan

MINUT – LACAKPOS.CO.ID – Pagu anggaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional(BPJN)Sulut tahun 2023 senilai Rp 862 miliar.

Nilai mata anggaran yang signifikan ini di peruntukan memberangus jalan rusak dan berlubang serta pembuatan jembatan baru maupun perawatan yang sudah di atur.

Hal ini di sampaikan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional(BPJN)Sulut Hendro Satrio MT pada konferensi pers di ruangan kerjanya Jumat(14/7).

Kabalai Hendro menjelaskan paket pekerjaan reguler sekarang ini capaian progresnya sudah mencapai di atasi 30 persen dan selaku Kabalai merasa yakin pekerjaan jalan dan jembatan akan selesai di tahun ini.

” Iya sesuai progres yang ada paket pekerjaan reguler sampai saat ini telah mencapai 30 persen.Dan semuanya berjalan sesuai mekanisme dan prosedur yang ada bahkan pihaknya mengkebut pekerjaan skala prioritas maupun pekerjaan di luar prioritas semuanya kita pacu, ” jelas Kabalai Hendro kepada sejumlah awak media.

Ini paket pekerjaan reguler yang harus di selesaikan pada tahun ini lain halnya dengan paket pekerjaan multi years yang juga dalam penanganan BPJN sifatnya berkelanjutan seperti paket pekerjaan MORR 3 dan paket pekerjaan lainnya.

Nah untuk multy years sendiri pihaknya terus memacu setiap pekerjaan yang ada,hanya saja proyek ini tidak serta merta harus selesai dalam tahun berjalan namun sistimnya berkelanjutan.

” Iya ada proyek multy years contohnya pekerjaan MORR 3 akses jalan Winangun menuju Kalasey ini telah di kerjakan dan kebetulan pihak Dispertan Sulut sudah melakukan pembebasan lahan warga.Nah ini juga sementara di kerjakan oleh PJN Wilayah 1 sepanjang 300 hingga 400 meter, ” tandas Kabalai Hendro.

Begitu pula paket proyek yang ada di PJN Wilayah 2 daerah Bolmong Raya pihaknya terus memacu bahkan ada sedikit kendala akibat longsor yang cukup menjadi perhatian publik di ruas jalan Inobonto menuju Kota Kotamobagu mengakibatkan ruas jalan tersebut memakai sistim buka-tutup.

” Iya memang ada kendala sedikit akibat longsor mengganggu aktifitas lalu lintas yang melintas jalan tersebut.Namun pihaknya sekarang ini perlahan-lahan sementara mengerjakan jalan yang terkena longsoran, ” terang Hendro Satrio.

Lanjutnya,ujar Hendro yang di kenal dekat dengan para kuli tinta ini untuk PJN Wilayah 3 di Nusa Utara pihaknya juga sedang memacu pekerjaan jalan maupun beberapa jembatan yang ada di daerah kepulauan.

” Untuk kepulauan Talaud ada pekerjaan jalan dan beberapa jembatan yang sedang di kebut dan daerah ini menjadi prioritas Pemerintah Pusat dengan anggaran yang cukup signifikan, ” pungkasnya.(kix)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *