MINSEL — LACAKPOS.CO.ID – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH., membuka kegiatan Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko, dirangkaikan dengan penyerahan nomor induk berusaha kepada para Pengusaha, bertempat di Hotel Sutan Raja Amurang. Senin (3/7/2023).
Diketahui Sosialisasi ini merupakan sebuah langkah strategis dalam mendorong dan meningkatkan perekonomian daerah pada sektor umkm melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia pelaku usaha perseorangan mikro kecil di kabupaten minahasa selatan.
Pemerintah Kabupaten Minsel, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu terus herupaya mendorong para pelaku usaha untuk maju dan berkembang,
Peraturan pemerintah nomor 6 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha di daerah yang di tetapkan pada tanggal 2 Februari 2021, bertujuan untuk:
1.Memberikan kepastian hukum dalam berusaha,
2. Peningkatkan iklim investasi dan kegiatan berusaha,
3.Menjaga kualitas perizinan yang dapat di pertanggungjawabkan.
Peningkatan realisasi investasi penanaman modal di Kabupaten Minsel, dimana untuk triwulan I di tahun 2023, Realisasi investasi kabupaten minahasa selatan telah melampaui target yaitu 125,58%, mengalami kenaikan dari tahun-tahun sebelumnya. sumber data Badan Koordinasi penanaman modal Ri, data realisasi investasi di luar investasi sektor hulu migas, Perbankan, Lembaga Keuangan Non Bank asuransi, Sewa guna usaha,Industri rumah tangga, UMKN,
Sampai dengan 27 juni 2023 nomor induk berusaha atau Nib yang telah diterbitkan di Kabupaten Minsel berjumlah 3.440 NIB untuk setiap pelaku usaha kiranya memiliki nomor induk berusaha atau NIB, yang menjadi identitas bagi pelaku usaha sebagai bukti registrasi atau pendaftaran pelaku usaha untuk melakukan kegiatan usaha.
Franky Donny Wongkar, SH., dalam sambutannya menyampaikan bahwa selaku pemda bersyukur karena angka investasi di Kabupaten Minsel meningkat mencapai 125% artinya adanya peningkatan usaha – usaha.
“Dalam mengelola Pemerintahan kiranya kita saling menopang dan menunjang setiap program,”ujar Bupati sembari mengingatkan kepada semua yang hadir terkait penggunakan media sosial jangan menebarkan kebencian juga kepada para peserta kiranya adanya tindak lanjut setelah kegiatan ini jangan hanya kegiatan ceremonial saja.
Kegiatan ini dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Minsel, Staf khusus bupati, Pengurus Dekranasda, Pimpinan Perusahaan, serta Pelaku Usaha, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda,Kepala Dinas Kominfo,Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.(Eka)






