MANADO, LacakPos.co.id – Pemerintah Kota Manado mendukung pelaksanaan program Perlinsos Digital yang merupakan bagian dari program Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan registrasi dan digitalisasi bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlinsos digelar di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Jumat (17/7/2026).

Program ini bertujuan mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan melalui pemanfaatan teknologi digital dalam proses pendataan dan verifikasi penerima manfaat.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado, Erwin S. Kontu, SH, menjelaskan bahwa penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan bantuan diterima oleh orang yang benar-benar berhak.
Menurutnya, selama ini masih ditemukan berbagai persoalan, seperti perbedaan antara nama yang terdaftar sebagai penerima dengan orang yang menerima bantuan di lapangan. Dengan pemanfaatan IKD, identitas penerima dapat diverifikasi secara lebih akurat sehingga potensi penyalahgunaan dapat diminimalkan.
Erwin juga mengungkapkan, dalam proses registrasi masyarakat akan diberikan penjelasan mengenai penggunaan data pribadi di dalam aplikasi Perlinsos. Berbagai kondisi, seperti penggunaan data oleh pihak lain atau ketidaksesuaian informasi kepemilikan aset, nantinya akan diverifikasi melalui setempat sebelum diproses lebih lanjut oleh tim di tingkat pusat.
“Harapan kami masyarakat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga tujuan digitalisasi bantuan sosial dapat tercapai, yakni bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan memang membutuhkan,” ujar Erwin.
Ia menegaskan, Perlinsos Digital merupakan program Presiden Prabowo yang dijalankan sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Pusat untuk meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial sekaligus memperkuat transparansi dalam penyaluran bansos.
Melalui sistem digital ini, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial semakin efektif, akuntabel, dan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan sesuai kondisi riil di lapangan. (Butje)






