BOLTARA, LacakPos.co.id – Pekerjaan revitalisasi SMA Negeri 1 Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Provinsi Sulawesi Utara, telah mencapai progres lebih dari 90 persen. Pihak sekolah optimistis pekerjaan fisik tersebut dapat diselesaikan sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan.
Kepala SMA Negeri 1 Pinogaluman, Selfi Kohongia, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa saat ini pekerjaan revitalisasi tinggal menyelesaikan sejumlah bagian akhir atau finishing.
“Untuk pekerjaan revitalisasi fisiknya telah mencapai di atas 90 persen. Tinggal pekerjaan finishing dan dipastikan akan selesai sesuai juknis,” jelas Selfi melalui sambungan WhatsApp, Minggu (18/10/2026).
Ia menjelaskan, program revitalisasi tahun 2026 mencakup sejumlah fasilitas sekolah yang membutuhkan perbaikan. Pekerjaan tersebut meliputi rehabilitasi empat ruang kelas, ruang tata usaha, ruang perpustakaan, laboratorium IPA, serta toilet.
Menurut Selfi, pelaksanaan pekerjaan dilakukan berdasarkan petunjuk teknis dan lingkup pekerjaan yang telah ditetapkan dalam program revitalisasi.
“Anggaran tersebut diplot sesuai juknis dan pekerjaan yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Selain memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan, program ini juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat. Selfi mengatakan, tenaga kerja yang dilibatkan dalam pekerjaan revitalisasi berasal dari lingkungan masyarakat sekitar.
“Semua pekerja revitalisasi berasal dari masyarakat setempat untuk pemberdayaan ekonomi desa setempat,” ujarnya.
Bagi pihak sekolah, bantuan revitalisasi dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi dorongan baru untuk meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar.
Selfi mengungkapkan, sekolah tersebut telah menantikan bantuan perbaikan fisik selama kurang lebih 18 tahun. Karena itu, revitalisasi yang dilaksanakan pada 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah, guru, dan peserta didik.
Ia berharap pemerintah dapat kembali memberikan bantuan revitalisasi pada tahun berikutnya, mengingat masih terdapat sejumlah fasilitas sekolah yang perlu dibenahi.
“Iya, harapan kami semoga boleh kembali mendapat bantuan revitalisasi pada tahun depan,” pungkasnya.
Dengan progres pekerjaan yang telah melampaui 90 persen, pihak sekolah berharap seluruh tahapan revitalisasi dapat segera dirampungkan sehingga fasilitas pendidikan yang diperbaiki dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. (kix)
