Bupati Franky Wongkar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Dorong Data Akurat untuk Kemajuan Minsel

Caption: Bupati Minsel, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026. ( ist)

MINSEL, LacakPos.co.id Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Minahasa Selatan di Hotel Sutan Raja Amurang, Kecamatan Amurang Timur, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan menjadi sumber data utama untuk menggambarkan kondisi dan perkembangan perekonomian daerah selama satu dekade terakhir.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa Kabupaten Minahasa Selatan memiliki potensi ekonomi yang besar dan terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan luas wilayah mencapai 145.674 hektar, dimana sekitar 62,60 persen merupakan kawasan pertanian, daerah ini memiliki sumber daya yang mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jumlah penduduk Minahasa Selatan saat ini tercatat sebanyak 244.070 jiwa dengan laju pertumbuhan mencapai 2,98 persen. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi daerah terus menunjukkan kinerja yang baik, yakni sebesar 5,54 persen pada tahun 2023, meningkat menjadi 5,58 persen pada tahun 2024, dan berada pada angka 5,27 persen pada tahun 2025.

Capaian tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi daerah yang cukup kuat sekaligus menegaskan pentingnya ketersediaan data statistik yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali ini memasuki pelaksanaan yang kelima pada tahun 2026. Berdasarkan hasil Sensus Ekonomi 2016, jumlah usaha atau perusahaan di Kabupaten Minahasa Selatan tercatat sebanyak 32.069 unit usaha, terdiri dari 31.958 usaha mikro dan kecil (UMK) serta 111 usaha menengah dan besar (UMB).

Data sensus sebelumnya juga menunjukkan bahwa sektor perdagangan dan industri pengolahan menjadi sektor dominan yang memberikan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja di Minahasa Selatan.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah akan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai perkembangan dunia usaha, termasuk jumlah pelaku usaha, jenis lapangan usaha, skala usaha, omzet, hingga perkembangan ekonomi digital yang semakin berkembang.

Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi landasan strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi, mendorong pertumbuhan UMKM, meningkatkan investasi, mengoptimalkan potensi usaha lokal, serta memperkuat pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa Selatan atas komitmennya dalam menyediakan data statistik yang berkualitas dan terpercaya. Pemkab Minsel menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh tahapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Dimulainya pelatihan petugas lapangan menjadi penanda awal pelaksanaan sensus. Para petugas diharapkan dapat bekerja secara profesional, objektif, dan menjaga integritas data yang dikumpulkan di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan turut mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar dan akurat demi mendukung suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa Selatan, Irena Listianawati, S.ST., S.E., M.Si., bersama jajaran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Minahasa Selatan Frangky Tangkere, S.P., M.Si., beserta jajaran pemerintah daerah, para instruktur dan narasumber yakni Frenly Wongkar, S.Si., Widhita Krisnahapsari, S.ST., M.SE., Afwin Fauzy Akhsan, S.Tr.Stat., Novie Gontha selaku pemimpin doa, serta seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Minahasa Selatan.
(*Eka Putra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *