Tujuh WNA Filipina Diamankan Satgas Pamputer di Perairan Kawaluso

Tujuh WNA Filipina Diamankan Satgas Pamputer di Perairan Kawaluso

SANGIHE, LacakPos.co.id – Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pamputer) Kodim 1301/Sangihe mengamankan tujuh warga negara asing (WNA) asal Filipina bersama sebuah perahu jenis *pamboat* di perairan Desa Kawaluso, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (14/10/2026).

Pengamanan dilakukan oleh personel Pos Angkatan Darat (Posad) Kawaluso saat melaksanakan patroli laut sekitar pukul 14.25 WITA. Berdasarkan pemeriksaan awal, ketujuh WNA tersebut diketahui hendak menuju Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Dalam pemeriksaan, petugas menemukan dokumen perpindahan kependudukan yang dinilai tidak jelas serta enam ekor ayam yang tidak dilengkapi dokumen karantina.

Sementara itu, petugas tidak menemukan senjata api, amunisi, narkotika, maupun barang terlarang lainnya.

“Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan wilayah perbatasan untuk mengantisipasi aktivitas lintas negara yang tidak sesuai dengan ketentuan,” jelas Letda Inf. Markus dari Posad Kawaluso.

Saat ini, ketujuh WNA tersebut masih berada di Posad Kawaluso untuk menjalani penanganan lebih lanjut. Petugas juga telah berkoordinasi dengan pejabat Subbagian Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II Tahuna.

Berdasarkan hasil koordinasi awal, ketujuh WNA tersebut direncanakan dipulangkan ke negara asal melalui pihak BCA (Border Crosing Area) Marore.

Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Satgas Pamputer Kodim 1301/Sangihe dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan laut Indonesia–Filipina, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap ketentuan keimigrasian dan karantina hewan. ( * Rinny)

Caption Foto: Personel Satgas Pamputer Kodim 1301/Sangihe mengamankan tujuh WNA asal Filipina bersama sebuah perahu jenis *pamboat* di perairan Desa Kawaluso, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (14/10/2026). Pemeriksaan awal menemukan dokumen perpindahan kependudukan yang dinilai tidak jelas serta enam ekor ayam tanpa dokumen karantina. (Ist)

Catatan redaksi, Jon: Sebelum diterbitkan, sebaiknya konfirmasi kembali kepanjangan dan identitas pihak BCA Marore, serta status resmi dokumen yang ditemukan agar informasi tetap akurat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *