SANGIHE, LacakPos.co.id – Calon Kapitalaung Kalekube Induk Nomor Urut 2, Meytran Sanggel, menegaskan komitmennya untuk ikut menjaga pelaksanaan Pemilihan Kapitalaung Tahun 2026 agar berlangsung aman, damai, dan tetap mengedepankan persaudaraan.
Hal tersebut disampaikan Meytran usai mengikuti Deklarasi Kampanye Pemilihan Kapitalaung Damai Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe di Aula Rumah Dinas Bupati Kepulauan Sangihe, Selasa (6/10/2026).
Deklarasi tersebut diikuti para calon Kapitalaung dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan penyelenggara Pemilihan Kapitalaung.
Mengusung tema “Beda Pilihan Tetap Bersaudara, Mari Bersama Membangun Desa, Damai Dalam Pemilihan Bersatu Dalam Pembangunan,” kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan komitmen seluruh peserta dalam menjaga suasana pemilihan tetap kondusif.
Meytran mengatakan, perbedaan pilihan dalam sebuah proses demokrasi merupakan sesuatu yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi masyarakat untuk saling bermusuhan atau memutus hubungan persaudaraan.
“Beda pilihan itu hal yang biasa dalam demokrasi. Tetapi persaudaraan harus tetap kita jaga. Jangan sampai karena perbedaan pilihan, kita menjadi terpecah dan hubungan kekeluargaan di masyarakat menjadi rusak,” ujar Meytran.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kalekube Induk untuk mengikuti proses Pemilihan Kapitalaung dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan saling menghormati.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana tetap damai. Mari kita berkompetisi dengan cara yang baik, tanpa saling menjatuhkan, karena setelah pemilihan kita semua tetap bersaudara dan akan kembali bersama-sama membangun desa,” katanya.
Menurut Meytran, Pemilihan Kapitalaung bukan sekadar kompetisi untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat, tetapi juga bagian dari proses demokrasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia berharap seluruh calon, pendukung, dan masyarakat dapat menempatkan kepentingan desa di atas perbedaan selama proses pemilihan berlangsung.
“Yang paling penting bagi saya adalah bagaimana proses ini berjalan dengan damai. Siapa pun yang nantinya mendapat kepercayaan masyarakat, kita harus tetap menjaga persatuan dan bersama-sama memikirkan kemajuan desa,” tutur Meytran.
Deklarasi kampanye damai tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa proses demokrasi di tingkat desa harus tetap menjunjung tinggi persatuan dan persaudaraan.
Meytran bersama para calon Kapitalaung lainnya pun menyatakan komitmen untuk menjaga agar tahapan Pemilihan Kapitalaung 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh proses selesai.
(Rinny)






