SITARO, LacakPos.co.id – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 1301/Sangihe. Salah satu sasaran fisik berupa pembangunan jalan rabat beton sepanjang 207 meter di Kampung Tanaki, Kabupaten Kepulauan Sitaro, kini telah mencapai progres pengerjaan 36 persen hingga Selasa (3/11/2026).
Capaian tersebut menjadi gambaran kerja kolektif personel Satgas TMMD bersama masyarakat yang terus bahu-membahu menyelesaikan pembangunan infrastruktur desa. Proses pengecoran jalan dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan kerja sama guna mencapai target penyelesaian yang telah direncanakan.
Dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, sebanyak 52 personel gabungan dilibatkan. Mereka terdiri dari 30 prajurit TNI Angkatan Darat, 4 personel TNI Angkatan Laut, 2 personel TNI Angkatan Udara, 1 personel Polri, serta 15 warga masyarakat.
Kolaborasi lintas unsur ini memperlihatkan bahwa keberhasilan pembangunan di wilayah pedesaan tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah dan aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Keterlibatan warga Kampung Tanaki dalam pengerjaan jalan tersebut sekaligus memperkuat nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kebersamaan yang terbangun di lapangan menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD, yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan persatuan.
Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Czi Nazarudin, S.T., M.I.P., menegaskan bahwa semangat gotong royong dan sinergi seluruh unsur menjadi modal utama dalam mendukung kelancaran setiap sasaran pembangunan.
Melalui kerja bersama yang terus dilakukan, Satgas TMMD berupaya memastikan pembangunan jalan rabat beton di Kampung Tanaki dapat diselesaikan dengan hasil maksimal.
Keberadaan jalan tersebut nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses transportasi, serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga setempat.
Program TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe kembali menegaskan bahwa pembangunan desa bukan semata-mata menghadirkan infrastruktur, melainkan juga menumbuhkan kepedulian, memperkuat persaudaraan, dan membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. (Rinny)






